full screen background image

Nota KUA-PPAS Mulai Dibahas

SEKAYU.PE – Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun anggaran 2017 mulai dibahas DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba.

Pembahasan diawali dengan penyampaian nota penjelasan Bupati Muba tentang KUA dan PPAS tahun anggaran 2017 oleh Plt Bupati Muba, Beni Hernedi yang diwakilkan Plt Sekda Muba, H Rusli diruang rapat Banmus DPRD Muba.

Plt Sekda Muba, H Rusli mengatakan, tujuan dari penyampaian rancangan KUA-PPAS ini adalah untuk memberi gambaran secara garis besar kebijakan yang akan dilaksanakan pada 2017.

“Kita percaya KUA-PPAS APBD tahun 2017 akan segera dibahas dan disepakati bersama antara Bupati dan DPRD, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 13 tahun 2006. Sebagaimana telah diubah dengan Permendagri nomor 21 tahun 2010 yang akan dituangkan dalam nota kesepakatan yang ditanda tangani bersama antara eksekutif bersama legislatif,” ungkapnya.

Nantinya, lanjut mantan kepala Disbun ini, dalam nota penjelasan Bupati tersebut disebutkan pertumbuhan ekonomi tahun 2017 sebesar 5,3- hingga 5,9 persen hal ini sesuai dengan proyeksi penguatan perekonomian di negara maju maupun berkembang.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD 2016 sebesar Rp229.005.395.648 menjadi Rp203.693.548.000, pada RAPBD 2017 berkurang sebesar Rp25.311.847.648 atau berkurang 12,07 persen yang terdiri dari pajak daerah dan retribusi daerah.

Sementara, Ketua DPRD Muba, Abusari Burhan SH MSi menambahkan, bahwa Rapat Banmus ini melalui dua tahap, setelah penyampaian nota penjelasan Bupati Muba ini selanjutnya akan diteruskan dengan pembahasan oleh segenap anggota DPRD pada 08 hingga 20 Agustus 2016.

“Selanjutnya penyampaian hasil pembahasan akan dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus,” tukasnya.

Terpisah, Pembahasan KUA dan PPAS tahun 2016 di DPRD Ogan Ilir (OI) alot. Pasalnya, masih ada fraksi di DPRD OI yang belum setuju untuk disahkannya pembahasan ini.

Seperti yang diungkapkan Anggota DPRD OI, Sonaidi dari Fraksi Demokrat, jika pihaknya sangat mengapresiasi dengan diajukannya KUA-PPAS 2017 dari pihak eksekutif.

“Selama inikan pihak legislatif yang meminta. Nah sekarang eksekutif sendiri yang mengajukan. Ada apa ini, kan timbul pertanyaan,” ujarnya saat ditemui Palembang Ekspres usai istirahat rapat tersebut, kemarin (8/8).

Dikatakannya, bahwa pihaknya rasional saja, tentunya dengan tranfaransi. Dimana ada tambahan anggaran sangat fantastis.

“Dari mana, tehnisnya, penagihan empat bulan bagaimana. Ya, jangan berasumsi, nanti tidak terealiasai. Korbannya siapa, pihak ketiga, kan kasihan,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan, perwakilan dari Fraksi NasDem, Aprizal. Menurutnya, pihaknya juga minta rasional saja.

“Pastinya dalam hal ini kami minta jelas dan transfaran, karena ini bisa berimas pada APBD 2017 nanti. Sebab nilai ini sangat fantastis. Ya, jangan sampai pihak ketiga jadi korban lagi. Pastinya banyak sekali dampaknya,” terangnya.

Pada intinya, lanjutnya, pihaknya sangat mendukung pembahasan ini. Alasan pihak eksekutif, banyak kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi.

“Ya kalau alasannya ini, coba proyek yang belum ditender dibatalkan, uangnya bisa dikembalikan dan diperuntukan yang mendesak,” bebernya.

Sekedar mengingatkan, bahwa rapat pembahasan KUA PPAS ini sudah yang ketiga kalinya dan selalu selesai sampai malam dengan hasil belum ada putusan. Rapat ketiga ini juga diperkirakan selesai malam juga yang hasilnya diperkirakan akan malam lagi.

“APBD kita baru tercapai 40 persen, ini nambah lagi, sedangkan waktu masih empat bulan lagi. Nah, ini perlu diperhatikan, jangan asal disahkan saja, nanti realisasinya mengecewakan,” jelasnya.

Terkait pembahasan ini, sangat disayangkan angkanya tidak ada satupun yang menyebut, hanya menyebut angka yang dibahas ini sangat fantastis.

Pantauan koran ini, rapat yang digelar tertutup ini terlihat banyak perdepatan. Bahkan sudah berapa kali digelar sampai malam juga tidak selesai, bahkan diprediksi, sampai malam ini juga (kemarin red) tidak akan selesai.

“Kalau tidak selesai juga, nanti akan digelar rapat Banmus lagi, untuk menentukan jadwal rapat ulang KUA PPAS ini,” timpal Ketua I DPRD OI, Ahmad Syafei.SAF/VIV




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *