full screen background image

Protes Jalan Cor “Diambil” RT Lain

BANYUASIN. PE-Pembangunan jalan cor yang berada di RT 25 mendapat protes oleh warga RT 29, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, karena dinilai tidak atas dasar musyawarah terlebih dahulu. Soalnya warga menilai, pembangunan jalan cor tersebut awalnya diusulkan tempat mereka.

Persoalan itu dilaporkan ke kantor Camat Talang Kelapa, Jumat (4/10) sekitar pukul 11.30 WIB..”Kita persoalkan pengalihan pembangunan jalan itu,”ujar Darsun, ketua RT 29, ketika ditemui kemarin.

Mestinya pengusulan jalan berdasarkan musyawarah bersama perangkat kelurahan dan warga lainnya, saat itu jalan yang diusulkan akan dibangun RT 29. “Namun kenyataan beralih ke RT lain,”bebernya. Padahal beberapa hari sebelum dialihkan pembangunan jalan itu, alat untuk cor jalan telah berada di jalan RT 29.”Tapi pada malam harinya berpindah lokasi,”jelasnya.

Apalagi pengalihan pembangunan jalan itu, dibangunkan pada jalan kompleks gerbang Musi Indah.”Masak dibangun pada jalan kompleks, bukan jalan poros. Informasinya kalau dibangun di daerah itu, ada yang ada hubungan akan pembangunan jalan itu,”tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, jalan itu dibangun menggunakan APBD Banyuasin 2016 itu dengan anggaran sebesar Rp 300 juta, dengan rincian dibangun sepanjang 80 meter saja.”Aneh juga, masak dibangun dengan panjang 80 meter, bisa mencapai angka Rp 300 juta,”tuturnya. Masih kata Darsun, kalau RT 29 sudah lama mengusulkan pembangunan jalan dengan rincian sepanjang 200 meter, lebar 3 meter, dengan anggaran Rp 300 juta. “Bahkan sudah diukur beberapa kali, sedangkan jalan di RT yang berada didalam kompleks itu tidak pernah tercakup dalam usulan pembangunan,” katanya heran. Diakuinya, kalau selama ini jalan tersebut belum pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah sama sekali.

Sebenarnya warga tidak mempertanyakan hal ini kepada pihak kelurahan Tanah Mas, akan tetapi tidak ada respon sama sekali. Sampai akhirnya perwakilan warga yang datang ke kantor Camat ini, untuk meminta kejelasan.

Karena kedatangan perwakilan warga akan mepet dengan jadwal Salat Jumat, maka Camat talang Kelapa Aminuddin meminta kepada warga datang kembali usai salat untuk berdiskusi bersama Lurah Tanah, serta unsur yang terkait.

Terpisah, Camat Talang Kelapa Aminudin ketika dikonfirmasi menyatakan kalau ada misskomunikasi dan hal itu telah diselesaikan dengan baik. Diakuinya kalau pada awalnya dibangun di RT 29, namun karena pertimbangan jalan itu dilalui oleh kendaraan perusahaan air minum, maka dialihkan ke daerah lain yang lebih penting.

“Memang awalnya dibangun disana. Tapi kita akan anggarkan kembali pada 2017, serta meminta kepada pihak perusahaan untuk ikut partisipasi dalam pembangunan jalan itu. Mengenai pengalihan jalan itu, dibagi dua titik. Ada dijalan poros. dan satu lagi jalan kompleks,” pungkasnya. BUD




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *