full screen background image

Marak PKL Mangkal di Trotoar

PALEMBANG, PE – Masih maraknya pedagang Pasar Soak Bato 26 Ilir menggelar dagangan di pinggir jalan atau tepatnya di trotar tidak hanya menganggu pengguna jalan, tetapi juga memembuat kota Palembang semrawut.  Untuk itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta agar pembangunan pasar tersebut segera dipercepat.

Wawako yang akrab disapa Finda, sangat menyayangkan sistem pengelolaan di beberapa pasar, yang membiarkan banyak pedagang yang berjualan di trotoar.

Seperti yang terpantau dalam kunjungannya ke Pasar Lemabang, Pasar Soak Bato dan Pasar 3-4 Ulu. “Sangat disayangkan ya, lapak di dalam pasar sebetulnya masih banyak yang kosong. Tapi banyak pedagang jualan di luar pasar dan cukup membuat kemacetan,” ujarnya, Rabu (21/12).

Ke depan, Finda berharap, pekan depan dirinya meminta agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan, terutama bagi pedagang di Pasar Lemabang. “Sebenarnya kasihan pedagang ini, sudah panas-panasan, kena debu. Lebih baik jika mereka ke dalam, selain tidak mengganggu lalu lintas, pedagang juga akan lebih nyaman,” jelasnya.

Selain itu, Finda berharap, untuk Pasar Soak Bato yang saat ini sedang dibangun, pekan depan bisa selesai. Sehingga pedagang yang selama ini menempati jalan, bisa seluruhnya masuk kedalam pasar.

“Pekan depan pedagang pasar Soal Bato harus masuk juga. Biar tidak membuat kemacetan jalan Merdeka lagi,” katanya. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sedang gencar-gencarnya melakukan  beberapa perbaikan infrastruktur, salah satunya adalah revitalisasi terhadap beberapa bangunan pasar di Palembang.

“Asian Games sudah semakin dekat. Sesuai himbauan Gubernur, Palembang harus cantik dan bersih. Selain itu, penataan lalu lintas harus menjadi prioritas,” tandasnya. DYN




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *