full screen background image

Tuai Kecaman, Kontes Waria Dibatalkan

INDRALAYA, PE – Adanya kabar rencana digelarnya kontes waria yang akan digelar Kamis malam Jumat (14/9) mendatang di Lapangan Sepakbola Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72 mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan. Hingga akhirnya aparat pemerintah setempat menggelar pertemuan dan menyepakati pelarangan kontes tersebut.

Salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OI, Suhardinata dengan tegas menolak kegiatan kontes waria tersebut. Bahkan, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten OI ini meminta pihak terkait untuk melarang kegiatan ini. “Kita tahu sendiri, OI ini terkenal dengan kota santrinya, apa kata orang kalau kegiatan semacam ini digelar, kalau sayang OI ini, jangan nak malu-malui,” singgungnya. Untuk itu, dia mendesak agar pihak-pihak terkait kiranya tidak memberikan izin kegiatan tersebut apapun alasannya. “Kita berharap juga agar penyelenggara wacana kegiatan ini diberikan kesadaran oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan tahu apa yang telah mereka wacanakan ini adalah kesalahan besar dan sangat dilarang dalam agama kita,” ujar kepada Palembang Ekspres, Ahad (27/8).

Bahkan, dia juga menulis di status akun facebook (FB) miliknya terkait larangan hal tersebut, bahkan dirinya juga menyertai undangan yang disebar panitia ke FB-nya. “Kami Keluarga Besar DPD LDII Kabupaten OI menyatakan menolak dengan tegas kegiatan kontes waria yang akan diadakan di lapangan bola kaki Tanjung Raja pada 14 September 2017. Kepada pihak-pihak terkait kiranya tidak memberikan izin kegiatan tersebut apapun alasannya. Dan semoga yang melaksanakan kegiatan diberikan kesadaran oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, aamiiiiiin YRA,” tulisnya.

Dengan statusnya 16 jam diteks, sudah 177 like, 107 komentar, dan hampir yang berkomentar menolak keras kontes tersebut. Seperti komen Hengky Dharmawan; ‘dak masuk akal nian pak’. Nata Liansyah; ‘kacau nak jadi sue Tanjung Raje, kalau diadeke kontes itu’. Paku Bumi; ‘Para koum luth akhir zaman..Yg mendukung sama saja dengan mendukung melegalkan LGBT di indonesia..bobroknya moral dn tipisnya keimanan..na’uzubillah’. Cahaya Kembali Terang, Asli pak…bubar kelah…Mending ngadeke tournamen bola kaki…’

Masrowi Muchtar; ‘Nak jadi apo oi….kagek keno azab pada zaman nabi Lut’. Carfi Andra, ‘Yg aku ngeri ke agek makai baju yg sek seksi itu kenan gale… dikele budak kecik2. Mane ahklak ke lagi… hes dunia dunie….Banyak lagi komenter penolakan lainnya. Terpisah, pihak panitia pendaftaran kegiatan tersebut Salon Ixxx, hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi, dihubungi via ponselnya di nomor kontar 0821-8287-5xxx memang aktif namun tak diangkat, termasuk pesan singkat tak kunjung dibalas.

Sementara itu, untuk tidak menimbulkan kegaduhan, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjung Raja bersama Camat Tanjung Raja, Komandan Rayon Militer (Danramil), Lurah Tanjung Raja dan pihak terkait lainnya menggelar rapat untuk membahas wacana kegiatan kontes waria ini. Hasilnya, dengan kesepakatan bersama, wacana kontes waria tersebut dibatalkan. “Maaf tadi (kemarin, Red) kami lagi menggelar rapat, dan baru selesai. Ya terkait kontes waria ini. Hasilnya, kesepakatan bersama kontes waria dibatalkan,” tegas Kapolsek Tanjung Raja AKP Arfanol Amri kepada Palembang Ekspres.

“Rapat kita gelar di kantor camat yang dihadiri Camat, Kapolsek, Danramil, Lurah Tanjung Raja dan panitia pelaksana disepakati bahwa kontes tersebut dibatalkan dan panitia harus memberikan selebaran kepada masyarakat bahwa kegiatan tersebut tidak dilaksanakan,” tukasnya. VIV

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

diyarbakır escort mersin escort istanbul escort