full screen background image

Mahasiswa Ikut Kenalkan Kopi OKU Selatan

MUARADUA. PE – Pengembangan dan Pemasaran hasil komoditas ‎tanaman kopi asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, mulai menjadi perhatian kalangan Mahasiswa asal Bumi Serasan Seandanan yang menempuh pendidikan diluar daerah.

Berbagai ide dilakukan untuk memperkenalkan hasil bumi ke daerah lain demi mendorong tingkat produksi mayoritas masyarakat, khususnya kalangan petani di seluruh kecamatan tersebut.

Seperti dilakukan Efendi salah satu mahasiswa warga Desa Sipatuhu Kecamatan Banding Agung, yang mengenalkan “Koffee Legen” di Kota Muaradua dan Baturaja.

Pria akrab disapa Pepen ini mengatakan, promosi kopi sendiri dilakukan dengan membuka warung kopi sebagai startegi pemasaran, demi menarik minat penikmat kopi khususnya anak- anak muda.

“Warung kopi bisa menambah minat anak-anak muda, sudah banyak hobby nongkrong dan minum kopi, kemudian menarik minat penggemar minuman kopi,” ungkapnya, Senin (18/12).

Dia mengatakan, pengenalan kopi bersama dengan komunitas mahasiswa dilakukan melalui sistem pemasaran kopi bubuk, dan mentah. Dimana kopi bubuk dijualkan Rp 60.000 perkilogram, dan  biji kopi sampai dengan Rp 40.000 perkilogramnya.

“Ini semua untuk memperkenalkan hasil bumi Serasan Seandanan kepada luar daerah. Apalagi, saat ini pemasaran kopi daerah kita masih terus terkendala, sehingga harganya murah,” jelasnya.

Menurutnya, dengan semakin dikenalnya kopi asal OKU Selatan, maka harga jualpun akan semakin tinggi. Jika hal itu tercapai, maka sudah tentu perekonomian masyarakat khususnya para petani kopi akan semakin meningkat. DRE




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

diyarbakır escort mersin escort istanbul escort