full screen background image

Jagung Manis Naik Harga

LAHAT,PE – Menjelang perayaan tahun baru yang tinggal beberapa hari lagi harga jual jagung manis ditingkat petani mengalami kenaikan. Harga yang semulanya hanya Rp4.000 menjadi Rp5.000 per kilogramya.

Salah satu petani jagung, Anto, warga desa Tanjung Kurung kecamatan Kota Agung Lahat menilai banyaknya petani yang beralih profesi dari petani sawah dan petani kopi di desanya hanya saat menjelang tahun baru saja.

“Ditambah banyaknya persaingan penjualan dari Desa dan Kecamatan se kabupaten Lahat bahkan dari luar lahat. Wajar saja kalau kami menaikan harga sebab pesaing banyak dan meningkatnya juga permintaan jagung hanya tahun baru,” ujarnya, kemarin.

Kenaikan harga jual jagung manis ditingkatan petani ini terjadi beberapa beberapa hari ini, padahal sebelumnya harga jual jagung manis tersebut paling mahal berkisar Rp 4.000 per kg.

“Harga jagung manis ini, mengalami kenaikan sejak beberapa hari yang lalu, mudah-mudahan dapat bertahan terus hingga tahun baru nanti ,”kata Darmawati (50) pejual jagung di Desa Lubuk Tabun.

Lebih lanjut Darmawati mengatakan, dirinya bersama petani jagung manis lainnya siap mnerima orderan di lokasi panen.

“Datang saja ke desa Lubuk Tabun, kami siap menerima orderan selagi barang masih ada, dan dijamin jagungnya manis tanpa gula,” katanya.

Terpisah Satria (45) menutrukan, naiknya harga jual jagung manis di Tanjung Sakti, karena saat ini permintaannya mengalami peningkatan sementara tidak semua petani disini menanam jagung manis. “Ini saja kita panen ebih awal padahal tahun baru masih lama, bisa saja dua hari atau sehari jelang tahun baru bisa naik lagi,” pungkasnya. PTR

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *