Home Ekonomi BRI Pertahankan Trend Positif

BRI Pertahankan Trend Positif

0

LUBUKLINGGAU, PE– Kondisi perekonomian yang penuh dengan tantangan dan sangat dinamis menuntut setiap perbankan harus selalu berupaya untuk meningkatkan kinerja dan produk-produk, sehingga tidak mengalami penurunan yang signifikan.

Pimpinan Kantor Cabang BRI Lubuklinggau, H Alimin kemarin (28/12) mengatakan dalam sambutan Direktur Utama BRI bahwa saat ini BRI masih memiliki laba terbesar di Indonesia selama 12 tahun berturut-turut. Hal itu dibuktikan dengan adanya peningkatan dan pertumbuhan yang baik. “Alhamdulilah, Bank BRI tetap mampu mencatatkan kinerja yang cemerlang dan diatas rata rata perbankan nasional lainnya,” ungkap Alimin.

BRI secara keseluruhan, kata dia hingga akhir September 2017, BRI mampu menghimpun Dana Pihak Ketiga sebesar Rp770,6 Triliun atau tumbuh 10,9 persen. Dari sisi Kredit, BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp694,2 triliun atau mampu tumbuh 10,0 persen. Kualitas aset produktif hingga September 2017 terjaga dengan baik. Hal ini terlihat dari rasio kredit bermasalah (NPL) netto sebesar 1,06 persen dengan NPL gross tercatat sebesar 2,23 persen.

Pencapaian tersebut membuat BRI mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp20,5 Triliun. Hal ini menjadikan Bank BRI sebagai bank dengan laba terbesar di Indonesia selama 12 tahun berturut-turut. Ke depan, lanjut dia tantangan tersebut tidak akan semakin mudah. Banyak faktor yang membuat profitabilitas BRI akan semakin tertekan, diantaranya seperti penurunan subisidi bunga KUR.

Belum lagi wacana suku bunga kredit single digit serta penyatuan infrastruktur seperti ATM Himbara dan EDC Himbara yang tentunya akan berpotensi menurunkan fee based income perusahaan. “Belum lagi apabila kita membicarakan faktor Disruptive technology yang telah menyebabkan pergeseran tren di sektor perbankan. Fintech mulai menggerogoti pangsa pasar perbankan melalui crowdfunding, peer to peer lending serta penyediaan jasa bank lainnya,” paparnya.

Untuk mewujudkan aspirasi-aspirasi tersebut, BRI akan ditopang oleh 5 pilar yakni, dari segmen Mikro. BRI akan mempertahankan dominasi dan terus menumbuhkan segmen Mikro. Pilar kedua, Segmen UKM. BRI menjadi bank UKM terdepan di Indonesia. Segmen Konsumer. BRI tetap menjadi terdepan dalam salary loan, dan menduduki peringkat 3 besar di kategori lainnya (KPR, KKB, Kartu Kredit).

Di segmen Korporasi, meningkatkan profitabilitas segmen korporasi dan terakhir Perusahaan Anak. BRI akan meningkatkan Kontribusi Perusahaan Anak kepada BRI. “Untuk di Lubuklinggau sendiri pertumbuhan juga meningkat baik dari segi mikro atau pun layanan dan pembiayaan lainnya,” tutupnya. NSR/AFA

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here