full screen background image

Warga Muba Diawasi CCTV 24 Jam

Dodi Resmikan Command Centre 3

SEKAYU,PE- Pasca melakukan MoU dengan Polres Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menerapkan sistem keamanan digital, akhirnya Pemerintah Kabupaten Muba resmi menerapkan digital security dengan memasang CCTV high quality di beberapa titik di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Penyebaran CCTV di wilayah Muba tersebut juga terkoneksi di ruang command centre, yang diawasi dan record selama 24 jam oleh aparat Kepolisian dan pegawai Pemkab Muba.

“Kita kabupaten pertama yang menerapkan digital security ini, harus terus cepat untuk mengikuti perkembangan teknologi yang juga bisa mendukung keamanan dan kenyamanan di wilayah Muba,” ujar Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin di sela-sela Peresmian Command Centre Room Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, di Lobby Ruang Kerja Bupati Musi Banyuasin.

Dodi menambahkan, upaya ini dilakukan juga sebagai indikator menjadikan Muba sebagai salah satu Kabupaten Cerdas atau Smart Regency di Indonesia. “Target 2018 mendatang Kabupaten Muba menjadi Kabupaten 10 besar di Indonesia yang memiliki kecanggihan teknologi terbaik,” harapnya.

Lanjut Dodi, ke depan pihaknya tidak hanya berhenti dengan implementasi digital security ini saja, tetapi akan memaksimalkan smart goverment dengan pemanfaatan perkembangan IT. “Jadi, secara bertahap juga nanti pelayanan publik di Pemkab Muba akan mengimplementasikan smart goverment dengan pemanfaatan teknologi,” harapnya.

Saat peresmian Command Centre Room Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, tampak Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melakukan komunikasi langsung di layar pemantau command centre.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Muba, Dicky Meiriando menyebutkan saat ini ada sembilan titik pemasangan CCTV high quality di Kabupaten Muba. “Ada 9 titik CCTV, dan akan diawasi selama 24 jam oleh instansi Pemkab Muba dan aparat Kepolisian,” ulasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya Command Centre ini aktifitas masyarakat Muba dapat terpantau dan terekam selama 24 jam. “Digital security ini juga dapat meminimalisir kejahatan yang terjadi di titik rawan, dan aparat kepolisian bisa merespon lebih cepat kejadian di wilayah Muba,” pungkasnya.SAF




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *