full screen background image

Walikota Prabumulih Sindir Penghulu Sering Telat

PRABUMULIH.PE—Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM secara tegas menyindir para penghulu atau ketib, yang sering telat datang dalam sebuah acara pernikahan. Sindiran tersebut disampaikan langsung oleh sang Walikota di hadapan tamu undangan acara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) di Gedung Kesenian Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota Prabumulih, Rabu (3/1/2018).

Walikota mengaku, pernah mengalami menunggu hingga satu jam sang ketib atau penghulu. “Berbeda dengan zaman dahulu, ketib lebih dahulu datang ketimbang saya. Kalau sekarang, memang sering kali terlambat datang. Bahkan, Pak Wawako Andriansyah Fikri SH pernah nunggu hingga dua jam,” sindir Ir H Ridho Yahya MM.

Menurut Walikota, masalah ketib sering datang telat ini harus menjadi perhatian Kementerian Agama (Kemenag), karena bagian dari pelayanan kepada masyarakat. “Kalau Kemenag mengalami kesulitan untuk membayar ketib. Kita (Pemkot Prabumulih) siap menganggarkan gaji ketib, supaya ketib bisa meningkatkan kerjanya. Kita siap menganggarkannya dari APBD, itu namanya baru inovasi dan sifatnya tidak menunggu,” ujarnya.

Oleh karena itu ke depan nanti, pinta Ridho, agar para ketib diharapkan tidak datang terlambat untuk melayani masyarakat melangsungkan pernikahannya. “Jangan lagi pasangan nikah menunggu lama kedatangan ketib, untuk melangsungkanpernikahannya,” harapnya.

Terkait sindiran Walikota, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag), Drs H Yeri Taswin MPdI mengatakan, saran dari Walikota ditampung untuk membangun dan menjadi bahan evaluasi pihaknya.

“Akan kita evaluasi bersama Kantor Urusan Agama (KUA), dan masih ada peluang untuk merekrut Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) bagi daerah-daerah yang membutuhkan. Kita menyadari dalam sehari, ketib bukan hanya menikahkan satu pasangan. Terkadang lebih dari itu, sehingga tak jarang terpaksa telat,” terangnya.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi bantuan dan dukungan Pemerintah kota (Pemkot), yang berniat menganggarkan gaji P3N melalui APBD. “Ke depannya, pelayanan pencatatan nikah akan kita tingkatkan,”  pungkasnya. RAY




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *