full screen background image

Anggun Kembali tembus Tangga Billboard

NEWYORK – Anggun kembali mencatatkan prestasi skala global. Kali ini lewat single terbarunya berjudul What We Remember. Penyanyi Indonesia yang saat ini telah memiliki kewarganegaraan Perancis tersebut mencetak sejarah baru sebagai penyanyi asia yang karyanya musiknya berada di tangga lagu Billboard charts di Amerika.

”Saya benar-benar merasa sangat terhormat untuk sekali lagi dapat masuk ke charts Billboard,” ujar Anggun kepada INDOPOS, Rabu (3/1).

Sebagai penyanyi, masuk di tangga lagu Billboard charts di Amerika bukan saja sebagai bentuk kehormatan. Dengan masuk di chart, tentunya karya lagu tersebut telah menjadi lagu favorit.

”Saya sangat beruntung dengan dukungan publik terhadap musik saya,” kata juri Asia’s Got Talent itu. Dan bagi Anggun, tentunya ini moment yang luar biasa. Apalagi, ini bukan kali pertama karyanya masuk dalam di tangga lagu Billboard di Amerika, sebelumnya lagu Snow On the Sahara paun masuk dalam chart tersebut.

”20 tahun lalu, itu merupakan kali pertama lagu saya ‘Snow On the Sahara’ masuk ke Amerika,” kata penyanyi yang sempat masuk sebagai Juara World Music Awards itu. Lebih lanjut dikatakan Anggun. Lagu What We Remember merupakan bagian dari lagu pertama dari album Internasional ‘8’ yang di rilis oleh Universal Music Asia.

Lagu tersebut memang dikemas berbeda dari lagu-lagu sebelumnya. ”Lagu What We Remember sangat spesial bagi saya. Lagu tersebut memiliki makna yang dalam”, ujar Anggun, yang saat ini tengah berada di Italia untuk rekaman program utama prime time tv show di sana yang akan tayang pada tanggal 6 Januari di TV network terbesar Italia.

Seakan menjadi suntikan semangat baru, tentunya, Anggun pun berusaha untuk terus memberikan yang terbaik kepada penggemarnya. Tak hanya di Eropa, namun penggemarnya di Amerika.

”Saya tahu bahwa banyak penggemar Amerika yang protes bahwa saya berada sangat jauh untuk waktu yang lama. Saya berjanji akan berusaha mengunjungi Amerika di tahun 2018”, ujar penyanyi yang telah memilih karir sejak 20 tahun lalu untuk fokus di Eropa karena kehidupan pribadi di sana. ASH/JPNN




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *