full screen background image

Leher Disayat, Kaki Patah

Pelakunya Pacar Korban

LUBUKLINGGAU, PE – Muslaini (60) melaporkan kejadian yang dialami cucunya KL (16) atas peristiwa penganiayaan ke SPK Polres Lubuklinggau, dengan nomor laporan LP/ B/ 500/XII/2017/Res Llg. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim, Ali Rojikin mengatakan, pelapor yang merupakan nenek korban mendapat informasi bahwa cucunya yang bernama KL (16) telah dianiaya oleh pelaku yang merupakan pacar korban di dalam kamar pelaku dengan cara dipukul dan disayat menggunakan karter karena pelaku menduga korban selingkuh.

“Akhirnya kita bergerak setelah menerima laporan akan peristiwa penganiayaan ini, dan langsung menuju alamat tersangka (TSK) di Jalan Rambutan RT. 08 Kel. Taba Jemekeh Kec. Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau. Di sana kita tangkap TSK Richo Sepyuliska (31) tanpa perlawanan,” ujar Rojikin, Kemarin (3/1) saat Press Release di Mapolres Lubuklinggau. Rojikin menambahkan setelah melalui introgasi pasca penangkapan, bahwa peristiwa bermula Kamis tanggal 28 Desember 2017 sekitar jam 02.30 WIB di rumah  TSK.

“Pelapor yang merupakan nenek korban mendapat informasi bahwa cucunya KL (16) dianiaya oleh pelaku yang merupakan pacar korban di dalam kamar pelaku dengan cara dipukul dan disayat menggunakan karter karena pelaku menduga korban selingkuh. Akibat yang dialami korban mengalami luka sayat pada leher, patah kaki dan lebam pada paha,” paparnya.

Barang bukti (BB) 1 buah karter, 1 buah palu, 1 buah besi bulat, 1 buah per, TSK dikenakan pasal 353 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara. “Dari hasil penengkapan dan introgasi kita mengamankan beberapa benda yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban,” Pungkasnya. NSR/AFA

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *