full screen background image

Akses Ulu Malus Berlumpur, Warga Dambakan Jalan Beraspal

LUBUKLINGGAU, PE – Kondisi jalan akses RT 6, 7 dan 8 daerah Ulu Malus, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1, Kota Lubuklinggau sangat memprihatinkan. Pasalnya, jalan tersebut belum dibangun alias masih tanah merah, sehingga pada saat musim hujan, jalan ditutupi lumpur dan kerap menyebabkan pengendara terjerembab.

Agus (28), Warga Ulu Malus mengatakan, jalan ini merupakan akses satu-satunya warga untuk keluar dari sini. Diakuinya, jalan tersebut pernah dibangun sekitar 2007 lalu, dan warga berharap tahun ini jalan dibangun oleh pemerintah kota Lubuklinggau yang jalan kota sudah diaspal mulus.

“Jalan ini kalau kering berdebu, kalau hujan berlumpur, untuk itu kita warga Malus sangat mengharapkan pembangunan jalan, agar ekonomi rakyat meningkat, dan akses pelajar untuk sekolah dapat lancar,” harap Agus.

Pembangunan besar-besaran telah dilakukan di kota Lubuklinggau selama tahun 2017 lalu, dan masih akan ada pembangunan lagi untuk 2018 sekarang, jadi harapan warga semoga daerah ulu malus khususnya RT 6,7 dan 8 dapat dibangun dan diaspal.

“Jalan Ulu Malus membentang dari kelurahan Belalau, melintasi Talang Mandur kelurahan Sumber agung  hingga ke Kelurahan Ulu malus, semuanya hanya bertekstur tanah merah dan batu, semoga tahun ini Pemerintah Kota Lubuklinggau tersentuh hatinya, untuk membangun jalan ini,” katanya.

Sementara itu, Lurah kelurahan Petanang Ulu, Muslimin saat dikonfirmasi via telepon seluler mengatakan, dirinya sudah melakukan pengajuan setiap tahunnya, mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. “Sebenarnya telah mengajukan untuk pembangunan jalan itu setiap tahunnya, namun belum terealisasi juga,” ujarnya singkat. NSR/AFA

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *