full screen background image

Jembatan Desa Cinta Kasih Belum Dibuka

PALI, PE Walaupun sudah satu minggu selesai dibangun, jembatan yang terletak di Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim yang menghubungkan kabupaten PALI dengan Simpang Belimbing masih diportal.

Sejumlah pengendara asal Kabupaten PALI mendesak agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) segera membuka portal jembatan yang dibangun Pemprov Sumsel tersebut.

Salah seorang pengendara roda dua yang sering melintasi jembatan tersebut, Purwanto (37) mempertanyakan kenapa jembatan yang sudah bagus itu belum juga dibuka.

“Padahal jembatan itu sudah sangat dinantikan warga. Tidak hanya warga Cinta Kasih, tapi juga untuk warga Kabupaten PALI. Karena, jembatan itu merupakan jalan penghubung dari Simpang Belimbing ke Kota Pendopo. Jadi tunggu apa lagi,” ucapnya saat dibincangi, Ahad (7/1).

Begitu juga salah seorang pengendara roda empat, Kurniawan (35) mengaku, sangat kesulitan jika harus melintasi jembatan alternatif darurat itu.

“Jembatan alternatifnya hanya bisa digunakan satu kendaraan saja. Jadi, sering terjadi macet panjang karena harus bergantian melintasi jembatan darurat. Apalagi kalau malam, angkutan batubara juga ikut memperpanjang macet disini,” katanya.

Menurutnya, jangan sampai ada unsur kesengajaan disebabkan oleh warga sekitar untuk memanfaatkan keuntungan ketika mobil harus bergantian melintasi jembatan darurat.

“Jangan-jangan ada unsur kesengajaan dari oknum warga sekitar, agar tradisi pungli terhadap angkutan batubara tetap terjaga. Kami minta dinas terkait, baik pemkab PALI maupun Pemprov Sumsel untuk segera membuka portal di jembatan itu,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan, sudah satu minggu pengerjaan jembatan rampung. Bahkan, di lokasi tampak masih ada alat berat jenis excavator yang dibiarkan melintang di pangkal jembatan.

Di atas jembatan ada portal yang terbuat dari kayu dan kawat. Sehingga, para pengendara terpaksa masih menggunakan jembatan darurat yang terbuat dari papan dan kayu. JOE

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *