full screen background image

Pagi Ini Jalan di Gunung Megang Macet Parah

MUARA ENIM, PE – ‎ Lalu lintas Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Kecamatan Gunung Megang menuju ke Kota Muara Enim mengalami kemacetan parah, Senin (8/1) pagi ini. Kemacetan disebabkan adanya kendaraan truk yang mogok ditengah jalan akibat mengalami patah as.

Berdasarkan pantauan, kemacetan membuat antrian kendaraan yang datang dari arah Palembang, Prabumulih dan Pali hendak memasuki wilayah Kecamatan Gunung Megang menuju kota Muara Enim menumpuk panjang hingga puluhan kilometer.

Kondisi jalan yang sempit dan banyaknya truk-truk batubara yang melintas semakin memperparah kemacetan ini. Kendaraan yang tertahan terpaksa mengantri‎ karena terjebak dan punya pilihan jalur altenatif lain.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kasatlantas AKP Adik Listiyono yang di dampingi Kapolsek Gunung Megang AKP Iwan Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan ‎ Kemacetan panjang terjadi tepatnya di desa Gunung Megang Dalam sampai ke Desa Perjito Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim.

“Kemacetan panjang di kawasan jalan lintas Sumatera yang ada di desa Gunung Megang Dalam yang disebabkan oleh truk batu bara patah as,” ujar Adik.

Selanjutnya dia menerangkan sampai saat ini anggotanya yang dibantu oleh personil dari Polsek Gunung Megang dibawah pimpinan Kapolsek Gunung Megang AKP Iwan Gunawan sedang melaksanakan penguraiaan kemacetan tersebut.

“Sampai saat ini anggota kita bersama Personil dari Polsek Gunung Megang masih melakukan penguraiaan kemacetan tersebut,” lanjut Adik.

Sementara itu salah satu warga yang terjeban dalam kemacetan tersebut Aan (39) menerangkan bahwa kemacetan tersebut terjadi sejak pukul 6 sore kemarin yang disebabkan banyaknya kendaraan yang melintas serta tidak mau saling mengalah sehingga macet terjadi begitu lama.

“Ya Pak kita terjebak macet ini dari sudah magrib sampai sekarang karena ada truk batu bara yang patah as dan pengendara lain tidak mau saling mengalah sehingga kendaraan bertumpuk dan terjadilah macet seperti ini,” tutup Aan. AFU




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *