Home Muara Enim Polisi Jaga 24 Jam Kantor KPU dan Panwaslu

Polisi Jaga 24 Jam Kantor KPU dan Panwaslu

0

MUARA ENIM, PE – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muara Enim 2018 menyisakan kurang enam bulan lagi. Artinya kesiapan pengamanan sangat penting dalam mendukung suksesnya pesta demokrasi tersebut. Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan menegaskan persiapan pengamanan sudah berjalan baik dan terus dimatangkan untuk mensukseskan Pilkada serentak diwilayah Muara Enim pada 27 Juni mendatang.

Menurutnya saat ini proses pengamanan pilkada pun mulai dilaksanakan mengingat sejumlah agenda tahapan penting KPU mulai berlangsung. “‎Hari ini proses pendaftaran calon sudah berlangsung di KPU, para personel sudah mulai disiagakan untuk melakukan pengamanan terhadap segala entitas yang terlibat langsung,” kata Kapolres saat meninjau proses pendaftaran calon di Kantor KPU Muara Enim, Senin (8/1).

Kapolres menambahkan, pihaknya fokus pengamanan terhadap kantor-kantor penyelenggara Pilkada yakni kantor KPU dan Panwaslu. ‎Selain itu, pihaknya juga akan terus memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Untuk sementara mendukung proses ini, polres akan mendirikan dua pos pengamanan dan patroli pemantauan  ‎yakni di Kantor KPU dan Panwaslu, disana disediakan personel untuk berjaga-jaga 24 jam,” katanya.

Secara keseluruhan, Kapolres menyatakan pihaknya siap seratus persen untuk mengawal jalannya Pilkada serentak yang berlangsung diwilayah hukumnya nanti. ‎ Adapun total personel yang disiap diterjunkan  yakni berjumlah 839 personel.

Lebih lanjut, dalam pengamanan Pilkada ini, kepolisian juga fokus pada empat hal. Yakni pengamanan jadwal kegiatan tahapan, pengamanan logistik, pengamanan penghitungan suara, serta pengawalan kotak suara.

Selain itu, saat ini Polres Muara Enim juga sedang proses pemetaan wilayah-wilayah rawan dalam ajang pesta demokrasi nanti. “TPS yang rawan tersebut termasuk dalam tiga kriteria, yakni rawan penyaluran logistik, rawan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta rawan intimidasi terhadap pasangan calon kepala daerah,” tukasnya. AFU

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here