Home Parlemen & Politik Polres Prabumulih Terima Dana Hibah Pengamanan Pilkada Rp 6,7 M

Polres Prabumulih Terima Dana Hibah Pengamanan Pilkada Rp 6,7 M

0

PRABUMULIH.PE- Dana hibah pengamanan Pilkada kota Prabumulih tahun 2018 sebesar Rp 6,749.530.000 dari Pemkot Prabumulih, akhirnya dikucurkan. Ini setelah Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM bersama Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE MM melakukan penandatanganan MOU Dana Hibah di hotel Grand Nikita, Selasa (9/1).

Disaksikan Wakil Walikota Andriansyah Fikri SH dan Ketua DPRD H Ahmad Palo SE, pihak pemerintahan kota (Pemkot) Prabumulih dengan Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih, juga resmi menandatangani Pakta Integritas.

Dalam ketentuan yang disepakati,  pihak Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih akan berperan secara pro aktif dalam rangka menjaga keamanan Pilkada serentak diwilayah hukum Polres Prabumulih, dengan bersikap transparan jujur obyektif dan akuntable dalam melaksanakan tugas.

Pada pertemuan itu, Walikota Prabumulih, Kapolres dan Ketua DPRD Kota Prabumulih sepakat untuk menciptakan kerjasama agar Pilkada dapat berjalan lancar jujur dan adil dengan menjaga situasi aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkada 2018 tersebut.

Kapolres Prabumulih; AKBP Andes Purwanti SE MM mengatakan, sebagai penerima hibah dari Pemkot Prabumulih, pihaknya akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya secara professional dan akan melaporkan penggunaan dana hibah Pilkada tersebut secara transparan, akuntable, efektif dan efisien.

“Dana hibah ini akan kita gunakan secara transparan, akuntable, efektif dan efisien, sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam pakta integritas dan nota kesepahaman yang ditanda tangani serta disaksikan bersama,” kata Kapolres, Selasa (9/1/) saat diwawancarai.

Kapolres membeberkan, adapun jumlah dana hibah yang dikucurkan sebanyak Rp 6.749.530.000. Proses pencairan dana tersebut dibagi menjadi tiga tahapan. Tahap pertama sebesar 60 % per 15 Januari yaitu Rp 4.049.718.000,- tahap kedua 20% 15 April sebesar Rp 1.349.906.000,- dan tahap ketiga sebesar 20% paling lambat 15 Juni dengan besaran Rp 1.349.906.000 miliar. RAY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here