full screen background image

Korban Dihabisi Dalam Lobi CS Novotel

Dua Pelaku Berstatus Mahasiswa

PALEMBANG, PE – Empat dari enam pelaku pengeroyokan hingga menewaskan Yogi R Sugana (30) pegawai honorer Dinas PUCK Kota Palembang, di Diskotik Center Stage, Hotel Novotel, Jalan Raya Sukamto, Palembang, Ahad 17 Desember 2017 berhasil dibekuk lalu Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel.

Keempat tersangka yakni Bambang Asep Suherman alias Raka (25) warga Jalan Jaimas, Lorong Taipeng, Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang. Lalu M Gusti Prabowo (22), warga Jalan Puding, Lorong Sehat, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.

Tersangka lainnya yakni Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil (22), warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Serta Ferdiansyah alias Ferdi (27), warga Jalan Tunas Harapan, Lorong Mawar, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang.

Dua tersangka yakni Gusti dan Bos Acil masih berstatus mahasiswa. Gusti merupakan mahasiswa semester akhir, jurusan Komunikasi Universitas IGM. Sedangkan Bos Acil merupakan mahasiswa semester V, Politeknik Negeri Sriwijaya. Sementara dua tersangka lain yang masih buron yakni berinisial D dan M. Polisi berhasil menangkap para tersangka berbekal rekaman closed circuit television (CCTV) yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Pertama kali petugas menangkap tersangka Raka yang terdeteksi berada di Kabupaten Manak, Provinsi Bengkulu, Rabu (3/1) pukul 01.30 WIB. Karena berupaya melarikan diri saat  hendak diringkus, Raka dihadiahi tiga tembakan di kakinya.

Kemudian, dilakukan pengembangan didapatkan posisi tersangka Gusti di rumahnya lalu tersangka menyerahkan diri tanpa perlawanan di hari yang sama pukul 19.30 WIB. Lalu tersangka Acil ditangkap di Jalan Demang Lebar Daun, tepatnya di depan Dunkin’ Donuts, hari yang sama pukul 23.00 WIB.

Sementara tersangka Ferdi ditangkap di Jalan Air Perikanan, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Senin (8/1) pukul 14.00 WIB. Tersangka Ferdi pun dilumpuhkan dengan timah panas karena berupaya melarikan diri.

Kepada petugas Raka mengaku, sebelum kejadian para tersangka baru saja keluar dari diskotik Center Stage (CS), Hotel Novotel Palembang dalam keadaan mabuk. Saat itu ada keributan di area parkir CS namun para tersangka tidak terlibat dalam keributan tersebut.

“Tiba-tiba korban datang mengetok kaca mobil dan menuduh kami ikut dalam keributan itu. Korban pun mengancam akan menembak kami,” ujarnya saat gelar perkara, Selasa (9/1).

Kesal karena dituduh, Raka pun mengutarakan niatnya kepada tersangka Ferdi untuk menghabisi korban. Kemudian Ferdi  keluar mobil mengejar korban seraya meminta pisau ke tersangka M. Kemudian mereka keluar dari mobil dan tersangka Gusti turun dari motornya untuk mengejar korban yang lari ke pintu masuk CS. Ferdi melempar tong sampah dan mengenai korban hingga terjatuh. Namun korban masih bisa berdiri dan berlari ke dalam CS.

Di dalam lobi CS itulah korban dikeroyok hingga tewas. Tersangka Debi, Raka, dan Ferdi menusuk korban masing-masing sebanyak dua kali. Sementara tersangka Acil dan Manda masing-masing menusuk satu kali. Tersangka Gusti hanya ikut memukuli korban dan tidak menusuk.Setelah kejadian tersebut para tersangka melarikan diri ke rumah masing-masing. dan tidak bertemu satu sama lain.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan,pihaknya masih memburu dua orang tersangka yang masih buron. “Bila melawan dan tidak menyerahkan diri dua orang yang masih buron ini akan kita tindak tegas. Meski para tersangka melakukan perbuatan tersebut dalam kondisi mabuk, para tersangka dalam keadaan sehat jiwa raga saat kejadian sehingga mereka harus bertangung jawab,”ujarnya.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita beberapa barang bukti berupa satu bilah pisau dapur sepanjang 10 centimeter, satu kotak sampah berbahan stainless steel, satu buah kursi bar, mobil Honda Brio Hitam BG 1351 QY milik Acil, satu ponsel milik Acil, rekaman CCTV di TKP saat kejadian, dan satu celana panjang yang dipakai tersangka Raka saat kejadian.

Selain itu, ada barang bukti lain berupa satu kaos sweater, celana jins biru, ikat pinggang, serta sepatu milik korban.Diketahui ada tiga pisau yang digunakan saat kejadian namun saat ini baru ditemukan satu.

“Dua dari enam tersangka masih berstatus sebagai mahasiswa di Palembang ini. Untuk yang masih buron saya sarankan untuk menyerahkan diri, pasti hidupnya tidak akan tenang selama pelarian.Keenam tersangka akan dijerat dengan  pasal 338 KUHP juncto pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,”tukasnya.

Sebelumnya, Yogi R Sugana (30), warga Jalan Sapta Marga, Komplek Pondok Andalas Elok, Blok C RT35/7, Kecamatan Kalidoni, Palembang, meregang nyawa usai dikeroyok oleh sekelompok orang di area parkir diskotek Center Stage Hotel Novotel, Jalan R Sukamto, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Ahad(17/12) sekitar pukul 04.20 WIB.

Saat kejadian, terjadi keributan di TKP. Yogi bersama sepupunya Dico Hermansyah yang baru saja keluar dari CS, menghampiri kerumunan orang tersebut dengan maksud untuk melerai perkelahian.

Namun niat baik pria yang diketahui merupakan pegawai honorer Dinas PUCK Kota Palembang tersebut berujung maut. Korban tewas dikeroyok dan di tubuh korban ditemukan delapan luka tusuk.

Sementara sepupunya Dico mengalami satu luka tusuk. Keduanya sempat dilarikan ke RS Hermina, Palembang namun nyawa korban tak tertolong. Sementara nyawa Dico terselamatkan. JAN




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *