full screen background image

PHK Sepihak, PT GBS Bakal Dibawa ke Jalur Hukum

PALI, PE Tak terima lantaran dipecat, salah seorang karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi diwilayah Kecamatan Abab, PT Golden Blossom Sumatera (GBS), Juharudin mengadu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

“Saya datang ke Disnakertrans untuk mengadukan nasib saya, karena tidak tahu kenapa diberhentikan. Saya minta fasilitasi pemerintah supaya memanggil pihak perusahaan dan menjelaskan kesalahannya, karena saya merasa tidak ada masalah,” ujar Juhardin saat menghadap Kepala Disnakertrans Kabupaten PALI, Usman Dani, Selasa (9/1).

Juharudin mengharapkan, jika dirinya tidak ada kesalahan, maka perusahaan bisa kembali mempekerjakan dirinya. “Saya ini mencari nafkah, kalau tidak ada permasalahan tapi saya tetap diberhentikan, makanya saya akan menggugat keputusan perusahaan melalui jalur hukum dan meminta hak-hak sebagai pekerja,” tegasnya.

Sementara, Asisten Divisi III Lematang PT GBS, Amin Sodikin menjelaskan, status Juhardin adalah Pekerja Harian Lepas (PHL) yang bekerja sebagai Pembantu Keamanan (PK) dan tidak diberhentikan hanya dipindahtugaskan dari PK dipindah ke perawatan.

“Dasar kita memindahkan yang bersangkutan adalah pertama pada tahun 2015 terjadi kebakaran perumahan asisten. Kedua, terjadi lagi kebakaran di bulan November 2017, kebakaran perumahan karyawan yang menghanguskan lima pintu barak. Jadi atas dasar itulah manajemen memutuskan itu adalah kelalaian sehingga yang saudara Juharudin dipindahkan bukan diberhentikan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Disnakertrans Kabupaten PALI, Usman Dani mengaku, pihaknya hanya memfasilitasi dan mengajak kedua belah pihak untuk duduk bersama.

“Kalau dikembalikan lagi atau tidaknya pekerjaan saudara Juharudin, itu mutlak wewenang pihak perusahaan, kami hanya mengajak bermusyawarah agar menghasilkan keputusan yang bakal disepakati kedua belah pihak. Tapi, kami berharap pihak perusahaan bisa menyelesaikan masalah ini dengan tidak ada yang dirugikan,dan tidak menimbulkan gejolak bertambah besar,” tukasnya. JOE

 

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *