full screen background image

Miris, Bangun Masjid Harus ‘Ngemis’ di Jalan

BANYUASIN.PE-Pemkab Banyuasin harus buka mata untuk peduli dengan pembangunan rumah ibadah seperti Masjid. Betapa tidak disepanjang Jalan Lintas Timur terutama diwilayah Betung, marak masyarakat yang meminta sumbangan di jalan untuk membangun masjid.

Berdasarkan pantauan, sejumlah orang yang ditugaskan oleh pengurus masjid meminta sumbangan dana dengan penguna jalan untuk membangun masjid. Kondisi ini sangat ironis, mestinya Pemkab Banyuasin mengakomodir pembangunan Masjid sehingga tidak memalukan citra Banyuasin.

“Memang kalau pembangunan masjid selalu tidak dianggarkan, meskpun telah diajukan kepada Pemkab Banyuasin. Makanya memaksa kami harus meminta sumbangan sumbangan masyarakat disekitarnya, bahkan dijalan,”ujar Rianto, warga Betung, Rabu (10/1).

Dirinya mengaku heran banyak anggaran yang dialokasikan Pemkab Banyuasin belum begitu mendesak dan terkesan lebih mementingkan kepentingan operasional dinas, dari pada kebutuhan masyarakat. Misalnya, kegiatan sosialiasasi dan perjalanan dinas luar. “Jika melihatnya sangat miris dengan APBD yang besaran Rp 1,9 triliun, tapi pembangunan masjid dilupakan. Padahal, jelas peruntukannya untuk ibadah dan kemaslahatan orang banyak,”bebernya.

Dirinya berharap kepada Pemkab Banyuasin agar memprioritaskan pembangunan sarana ibadah, sehingga masyarakat tidak ada lagi meminta sumbangan dengan penguna jalan. “Tidak etis melihat pembangunan masjid dengan meminta dijalan-jalan, kan malu dinilai daerah lain. Apa gunanya anggaran banyak, jika pembangunan madjid tidak dianggarkan,”pintanya.

Kabag Kesra Setda Banyuasin Drs Ahmad Mastur MSi mengatakan, memang seharusnya pengurus masjid yang punya keinginan membangun masjid disarankan mengusulkan kepada Pemkab Banyuasin, daripada meminta sumbangan dijalan-jalan. “Namun sayangnya, hingga sampai saat ini tidak ada masyarakat yang mengusulkan pembangunan masjid. Kalau ada sudah pasti akan ditindaklanjuti ke Dinas Perkimtan Banyuasin,”katanya.

Pihaknya menyebutkan, selama ini Pemkab Banyuasin sudah ada bentuk perhatian dengan melakukan kunjungan melalui program Safari Ramadhan dengan berkeliling ke desa-desa yang ada di kecamatan.  “Bupati Supriono setiap tahun rutin melakukan Safari Ramadhan untuk memberikan bantuan masjid berupa uang dan peralatan ibadah, seperti ambal sajadah, Al-Quran dan lain-lain,”tuturnya. BUD

 

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *