full screen background image

Percantik Jalan Kota dengan Asmaul Husna

MUARA ENIM, PE – Nuansa religius makin mengental di kota Bumi Serasan Sekundang sejak sepekan terakhir. Sebab, kota ini telah dipercantik dengan papan plang 99 lafaz Asmaul Husna yang menghiasi tiang lampu jalan dibeberapa ruas jalan protokol kota Muara Enim.

Berdasarkan pantauan, Rabu (10/1) pemandangan lafaz nama-nama indah Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu mulai terlihat di Jalan Lintas Sumatera saat memasuki kota Muara Enim. Selanjutnya lafaz juga menghiasi disepanjang jalan Ahmad Yani tepatnya dari depan Kantor Bupati Muara Enim hingga simpang Jembatan Enim II.

Plang Asmaul Husna mulai Ar-Rahman, Ar-Rahim, hingga As-Sabur bertuliskan dengan huruf Arab bertajwid berwarna kuning lengkap dengan ejaan latin. Kemudian di bawahnya juga tertulis maknanya menggunakan bahasa Indonesia.

Kepala Dinas Perumahan dan kawasan Pemukiman (DPKP) Kabupaten Muara Enim, Ramlan Suryadi mengatakan hiasan plang Asmaul Husna tersebut salah program upaya mempercantik kota melalui nuansa religius. Menurut dia, upaya tersebut juga mempertegas visi agamis yang diusung Bupati Muara Enim, H Muzakir Sai Sohar dan Wakil Bupati, H Nurul Aman.

“Tujuannya untuk mempercantik wajah kota dan juga ingin kembali menunjukkan Muara Enim sebagai salah satu kota agamis dan religius di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),” kata Ramlan, Rabu (10/1).

Ramlan menuturkan, pemasangan plang nama Asmaul Husna telah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Namun baru di awal Januari 2018, pemasangan seluruh plang nama berjumlah 99 tersebut rampung.

“Tentu kita berharap masyarakat memberi respon positif, masyarakat khususnya umat Islam kota kota Muara Enim kini dapat membaca dan mengenal nama-nama indah Allah di sepanjang jalan,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga kota Muara Enim, Patrio (25) juga mengaku bangga dengan dipasangnya plang Asmaul Husna di sejumlah ruas jalan kota Muara Enim. Menurutnya, pemasangan nama Asmaul Husna di Jalan raya selain mempertegas kota agamis dan religius, juga dapat menjadi media edukasi bagi pelajar atau masyarakat yang belum mengenal nama-nama indah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Saat melintas di jalankan bisa sambil baca sehingga bernilai ibadah, tapi tetap harus waspada dan hati-hati jangan sampai malah lalai saat sedang berkendara,” tukasnya. AFU

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *