full screen background image

Radio Gema Randik dan Muba TV Dievaluasi

SEKAYU, PE- Kurang maksimalnya kinerja Musi Banyuasin Televisi (Muba TV) dan Radio Gema Randik dibawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Pemkab Muba bakal melakukan evaluasi. Salah satunya, akan melakukan perubahan struktur dalam pengawas dua media penyebar informasi berplat merah tersebut.

“Ya, kita akan melakukan perubahan. Mengingat kedua media informasi yang telah berbadan hukum didirikan oleh Pemkab Muba sejak 2007 lalu belum mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal,” ungkap Seketaris Dinkominfo Muba, Dicky Meiriando SSTP MH, kemarin.

Maka dari itu, perubahan akan dilakukan dengan membentuk tim revitalisasi dengan membentuk peraturan bupati (perbub) sebagai penjabaran dari Peraturan Daerah tentang Pembentukan  Muba TV dan Radio Gema Randi. “Saya ditunjuk sebagai ketua tim, dimana tim ini dibentuk dengan Surat Perintah Sekretaris Daerah Nomor : 330/556/DINKOMINFO/2017 tanggal 28 Desember 2017 bertugas untuk menyusun Rancangan Peraturan Bupati dimaksud,” katanya.

Disamping itu, nantinya, sambung mantan Kabag Humas ini, ada beberapa poin penting dalam revitalisasi seperti pelaksanaan pengangkatan dewan pengawas,  susunan keanggotaan dewan direksi, susunan organisasi stasiun penyiaran, pengangkatan dan pemberhentian pejabat, pengangkatan dan pemberhentian pegawai baik dari PNS maupun pegawai bukan PNS, dan Penghasilan Dewan Pengawas, Dewan Direksi dan Pegawai.

“Jadi formatnya kita ubah, tidak dibawah dinas melainkan struktur sendiri seperti UPTD membidangi khusus dua media informasi milik Pemkab ini dengan kita sebut mungkin Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) seperti LPP TVRI maupun RRI,” ujarnya.

Oleh sebab itulah, nanti direncanakan dalam waktu dekat Tim Revitalisasi akan melakukan studi ke Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan RRI. “Organisasi dan manajemen serta standar kerja dan penghasilan di LPP TVRI dan RRI akan kita contoh dan kita terapkan pada LPPL Muba TV dan Radio Gema Randik dan menjadi bahan penyusunan Rancangan Peraturan Bupati,” bebernya.

Mengenai pegawai Muba TV dan Radio Gema Randik, Dicky menjelaskan bahwa Perbup yang akan disusun akan menjadi payung hukumnya.

“Setelah ada Perbup, pihaknya akan segera memfasilitasi pengangkatan Dewan Pengawas LPPL oleh Bupati Muba. Kemudian Dewan Pengawas-lah yang akan mengangkat Dewan Direksi. Untuk Pengakatan Pegawai LPPL sesuai Perda Pembentukan LPPL Muba TV dan Radio Gema Randik, hal itu merupakan kewenangan Dewan Direksi. Pegawai LPPL berasal dari PNS dan bukan PNS. Pegawai dari PNS merupakan PNS yang diperbantukan, sedangkan Pegawai Bukan PNS diangkat berdasarkan perjanjian kerja,’’ pungkasnya. SAF




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *