full screen background image

Sekretaris Kini Bisa Tandatangani SPM

SEKAYU, PE – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) dalam administrasi akan mengalami perubahan, terlebih di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mengingat selama ini kebanyakan Pengguna Anggaran (PA) yang menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM), namun pada tahun ini dalam menandatangani SPM akan dibebankan kepada Sekretaris OPD.

“Ya, kita tahun ini akan menerapkan, bahwa Sekretaris diberikan beban kerja tanbahan menandatangani SPM. Hal itu kita lakukan, sesuai Undang-Undang nomor 1 tahun 2004 tentang keuangan Negara,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Drs Apriyadi MSi, di sela-sela melantik pejabat esselon II dan Auditor di lingkungan Pemkab, di ruang auditorium, Jumat (12/1).

Karena, dia menjelaskan, selama ini PA atau kepala OPD yang mengeluarkan SPM, makanya diubah. Hal itu dilakukan guna mempermudah dalam berjalannya proyek program di OPD itu sendiri, dan selesai dengan cepat.

” Karena, kendala biasanya kepala OPD lagi sekolah, dinas luar sehingga pihak ketiga terhambat dalam pencairan. Apalagi, sekretaris juga memang mengurusi bagian administrasi maupun manajemen internal OPD,” jelasnya

Jadi, lanjut mantan Penjabat Bupati PALI ini, kepala OPD bisa lebih fokus dalam menjalankan program-program kerja. Hanya saja, bilamana di OPD itu sendiri justru seketarisnya yang sering tidak masuk, kendati sudah diberikan kerja tambahan untuk menandatangani SPM, kepala OPD bisa mengambil alih.

“Kalau dilihat justru sekretaris sering tidak masuk. PA bisa mengevaluasi, diambil alih atau bebankan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), ” pungkasnya. SAF

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *