full screen background image

Viral! Warga Sakit Keras Terlantar Tak Punya Biaya

MUARADUA, PE – Potret kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, menjadi viral di Media Sosial (Medsos) Facebook. Seorang wanita dewasa menderita sakit keras terlantar di rumah saudaranya karena tidak memiliki biaya sekedar untuk berobat.

Informasi seorang wanita dewasa‎ miskin terlantar setelah dipulangkan dari RSUD Muaradua pertama kali diunggah akun Facebook @Fajrli Alamsyah yang kemudian dibagikan oleh akun Facebook @ Ahyak Udin di Group Suara OKU Selatan beranggotakan 48.574 akun, Kamis (11/1) pukul 14.28 WIB.

“Ibu ini sedang sakit parah, tadi pulang dari RSUD Muaradua. Mau dirujuk ke Baturaja tetapi tidak mempunyai biaya. Sementara tinggal di rumah saudara Cikwi di Desa Banjar Agung. Karena mereka tinggal di kebun jauh dari kampung. Kepada saudara-saudar mohon doa ibu ini bisa sembuh seperti semua,” tulis Akun @Fajri Alamsyah.

Sontak postingan tersebut menuai simpati netizen, setidaknya ada 746 menanggapi postingan warga miskin terlantar tersebut. Kemudian ada 215 netizen langsung berkomentar menanggapinya.

Seperti diungkapkan Akun [email protected] ‎Tasman Daulah.”Ya, Allah. Angkatlah Penyakit beliau. Amien,” tulisnya. Sementara Akun Facebook @ Anwar Ridwan mengajak semua pihak membantu korban sekarang tengah kesusahan tersebut. “Coba lampirkan nomor rekening, siapa tau ada warga ingin membantu,” tulisnya meyakinkan.

Menanggapi tanggapan netizen, akun Facebook @ Ahyak Udin mengatakan, selain tinggal di kebun dan jauh dari pemukiman, korban sendiri tidak memiliki Kartu Jaminan Kesehatan dari pemerintah.

“Kartu Jamsostek nggak ada Kartu Indonesia Sehat (KIS), BPJS juga nggak punya. Bagi saudara- saudara ingin membantu silahkan datang ke Desa Banjar Agung, Buay Rawan, karena korban tersebut juga tidak memiliki rekening Bank,” timpalnya.

Sementara, akun Facebook @Jhon Mangkunegara mempertanyakan mengapa pasien malah dirujuk ke RSUD ada di Baturaja, lantaran fasilitas di RSUD Muaradua dinilainya memang tidak kalah bagus.

“Mengapa harus dirujuk ke Baturaja, Bukannya RSUD sudah bagus, peralatanya telah lengkap. Sementara dokter spesialis banyak,” tulisnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Selatan, Drs Herman Azedi MM tampak kewalahan membalas komentar pedas dari semua netizen. Herman membalas komentar Netizen melalui akun Facebooknya @ Sanak Tiuh, apabila bersangkutan sudah dirujuk ke RSUD Baturaja.

“Dinkes melalui Puskesmas Buay Rawan sudah mengantarkan ibu tersebut ke RSUD Ibnu Sutowo dengan menggunakan program jamsos,” tulisnya.

Insyaa Allah akan dirawat, karena kondisi beliau masih lemas dan membutuhkan tranfusi darah golongan B. Melalui medsos ini kami mohon jika kita memiliki rasa prihatin untuk menyumbangkan darah kepada beliau,” timpalnya menanggapi komentar pedas dari kalangan Netizen. DRE

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *