full screen background image

Belum Tampil Lepas

Persib Bandung (1) vs (0) Sriwijaya FC

PALEMBANG, PE – Sriwijaya FC harus takluk dari Persib Bandung dalam laga perdana Piala Presiden yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (16/1) berkat gol tunggal Oh In Kyun di awal babak kedua dengan skor akhir 1-0.

Dengan kemenangan ini Persib berhasil mengamankan tiga poin di penyisihan Grup A. Sedangkan bagi Sriwijaya kekalahan ini membuat jalan terjal dan semakin sulit untuk lolos pada fase grup karena masih akan melewati lawan kuat lain yakni PSM Makassar dan PSMS Medan pada dua laga selanjutnya.

Usai pertandingan, Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mengatakan, anak asuhnya memang belum tampi lepas, bahkan terkesan masih ragu-ragu dalam mengambil keputusan dan masih bermain sedikit build up di awal laga.

Sementara tim lawan bermain simpel dengan hanya mengandalkan N’Douassel melepaskan bola ke depan untuk melancarkan counter attack di mana hanya satu peluang satu gol terjadi. Terutama saat browsing lawan langsung melakukan counter attack.

“Saya akui kita masih perlu banyak berbenah secara umum dalam pertandingan hari ini (kemarin, Red) akan menjadi evaluasi khususnya saat kehilangan bola. Apalagi jarak antara pemain sayap seperti Konate dan full back sangat jauh namun ini tidak masalah, semua akan kita benahi. Kita masih melakukan kesalahan elementer dan belum tajam apalagi pemain tampil belum lepas karena ini baru pertandingan awal. Secara keseluruhan anak-anak sudah tampil maksimal dan sungguh-sungguh,” ujar RD.

Sementara itu,Yu Hyun Koo menambahkan, mereka sudah bermain dengan sekuat tenaga dan kerja keras tapi hasil akhir memang kurang baik bagi kami. “Kami akan berusaha tampil maksimal untuk meraih kemenangan pada laga selanjutnya,” tuturnya.

Di sisi lain head coach Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez mengaku sempat khawatir di babak pertama di mana SFC banyak membuka peluang. Namun dia berhasil mengembalikan mental pemain saat babak kedua.

“Mereka (SFC) tim bagus, banyak pemain yang berkualitas. Tapi kita bisa menang di sini karena ini kandang kita,” ucap Gomez singkat.

Jalannya pertandingan sendiri, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka sejak kick off awal laga. Terbukti, sepanjang 10 menit awal kedua tim saling menyerang, tapi belum ada satu gol pun tercipta.

Tim tamu lewat Beto Goncalves yang dijaga ketat Bojan Malisic, hampir mencetak gol pertama saat laga masuk menit ke-10. Beto yang berhasil melepaskan dari penjagaan Bojan melepaskan sepakan keras, tapi bola masih melebar di kanang gawang M Natshir. Sampai dengan menit ke-20, kedua tim masih kesulitan mencetak gol.

Serangan Persib melalui Ezechiel N’Douassel masih kandas di lini pertahanan Sriwijaya FC yang dijaga Mahamadou N’Diaye dan Bio Paulin. Sebaliknya Sriwijaya FC kesulitan dalam penyelesaian akhir, beberapa peluang masih melenceng dari sasaran.

Ezechiel N’Douassel nyaris menorehkan namanya di papan skor ketika mampu melewati dua palang pintu Sriwijaya. N’Douassel membawa bola ke kotak penalti dan melepaskan tembakan, sayang bola belum menemui sasaran.

N’Douassel kembali membuat peluang dengan cara yang sama pada menit ke-34. Melewati Bio Paulin, ia langsung membawa bola ke kotak penalti dan melepaskan tembakan, tapi lagi-lagi penyelesaian akhirnya masih buruk. Bola melambung di atas mistar Teja Paku Alam.

Memasuki paruh kedua, Maung Bandung mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Namun, tendangan bebas Michael Essien menyentuh pagar betis dan melambung ke arah gawang, tapi Teja mampu menepis bola. Beto balas mengancam gawang Persib. Lepas dari hadangan Bojan Malisic, Beto mampu melepaskan tembakan namun masih membentur kaki Supardi.

Persib akhirnya menjebol gawang melalui pemain baru mereka, Oh In-Kyun pada menit ke-54. Memanfaatkan bola liar dari situasi kemelut di kotak penalti, In-Kyun mengontrol bola dan dengan kaki kirinya ia menempatkan bola di sudut gawang Teja 1-0.

Lima belas menit babak kedua, Persib mendominasi babak pertandingan. Serangan-serangan dilancarkan tim asuhan Mario Gomez ini. Memasuki menit ke-70, Gomez melakukan pergantian strategi untuk mengamankan kedudukan.

Pelatih asal Argentina itu menarik keluar Eka Ramdani dan Essien diganti Dedi Kusnandar dan Hariono. Strategi ini mampu membuat Persib mendominasi laga. Namun Sriwijaya berhasil mencuri celah pertahanan Persib.

Patrich Wanggai yang dimasukkan di babak kedua mengancam gawang M Natshir. Sepakan pemain yang gagal direkrut Persib itu melepaskan sepakan keras ke gawang. Bola melambung tipis di atas mistar.

Peluang serupa dihasilkan Supardi melalui tendangan bebas. Tendangannya gagal ditepis Teja, sayang bola membentur mistar. Sampai menit ke-84 Persib belum menambah gol.Tiga menit tambahan waktu babak kedua, Sriwijaya FC gagal menyamakan kedudukan. Skor 1-0 untuk kemenangan Persib. JAN

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

diyarbakır escort mersin escort istanbul escort