full screen background image

Dilantik, Anggota PPL Langsung Bekerja

INDRALAYA. PE- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ogan Ilir melakukan pelantikan 241 Panitia Pengawas Lapangan (PPL), Rabu (17/01),  di gedung serbaguna Pendopoan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Ratusan PPL itu merupakan pengawas di tingkat desa yang akan bertugas selama enam bulan kedepan, pada pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).

Selain pelantikan, Panwaslu Bumi Caram Seguguj juga memberikan pembekalan kepada petugas lapangan tersebut. “Setelah dilantik, petugas PPL langsung bekerja,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir, Idris, SHI didampingi komisionernya, Dermawan Iskandar, SE, dan Karlina.

Idris menyebut, nantinya PPL akan bekerja selama enam bulan dengan honor/gaji setiap bulannya Rp 900 ribu. Untuk proses rekrutmen, PPL melalui seleksi yang diselenggarakan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). “Prosesnya melalui seleksi yang didahului oleh pendaftaran, ” ujarnya.

Dalam sambutannya juga, Idris menyampaikan, bahwa sumpah dan janji yang diikrarkan tadi adalah sebuah komitmen dan tanggungjawab untuk mengawasi prosesi pilkada Gubernur Sumsel.

“Tugas yang pokok dan perlu digaris bawahi adalah mengawasi data pemutakhiran pemilu, ini sensitif yang sering menjadi pokok gugatan calon. Selain itu, tugas lain yang juga wajib dijalankan adalah proses kampanye, pendistribusian logistik, pengawasan pemungutan suara, mengawasi hasil penghitungan suara, dan melakukan pencegahan money politic,” paparnya.

Tak hanya itu katanya, yang perlu diawasi ke netralitas para Aparatur Sipil Negara (ASN), Kades, Camat, TNI, dan Polri. “Ini tugas yang sangat berat, dan tak bisa santai dan berleha-leha,” tukasnya.

Bawaslu Provinsi, Junaidi dalam sambutannya juga mengatakan. tugas PPL adalah melakukan pencegahan dan penindakan. “KPU juga perlu kita awasi dari pagi hingga pagi, kontestas pemilukada, Polri, TNI dan PNS. Kalau mereka melanggar, kita bisa merekomendasikan untuk dipecat,” katanya saraya mengatakan mereka wajib netral.

Di dunia maya seperti di mensos, katanya, juga perlu diawasi, kalau melakukan politik atau mendukung salah satu calon. “Aturan sekarang juga, para abdi negera juga tidak boleh melakukan foto selfie dengan pasangan calon,” tegasnya.

Hal ini lanjutnya, pihak PPL, Panwascam maupun Panwaslu, bahkan bawaslu, kalau tidak menindaklanjuti laporan warga alamat akan dipidana. “Bisa dipenjara selama enam bulan,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam mengucapkan selamat atas dilantiknya para PPL. “Saya berharap kepada PPL yang dilantik ini jaga netralitas, bekerjalah dengan baik, raji, semangat serta cermat, laporkan sesuai tugas dan wewenang kalian sebagai PPL,” ujarnya singkat, seraya menambahkan bahwa soal fasilitas akan ditindaklanjuti atau akan dibantu. VIV




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

diyarbakır escort mersin escort istanbul escort