full screen background image

Segera, Night Culinary Market Lorong Basah Dilaunching

Sementara pedagang bawa peralatan sendiri

PALEMBANG, PE – Pembangunan Night Culinary Market Lorong Basah memang secara fisik sudah rampung, hanya saja untuk instalasi fasilitas listrik dan air bersih belum terpasang. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus menggenjot finishing dan diharapkan dalam waktu dekat segera di-launching.

Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Asnawi P Ratu menegaskan, dalam waktu dekat, pasar malam kuliner Kota Palembang, atau Night Culinary Market Lorong Basah akan segera diresmikan. Bahkan, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palembang dan PD Pasar Palembang Jaya, mulai melakukan pendataan terhadap calon pedagang yang akan mengisi pusat kuliner Kota Palembang yang berada di Jalan Sentot Ali Basah, 16 Ilir Palembang itu.

“Saat ini kita sedang melakukan pendataan pedagang. Kalau lapak siang total ada 321 lapak dan untuk pedagang kuliner masih didata,” ujar Asnawi saat diwawancarai via telepon, Kamis (18/1).

Terkait retribusi, dia menyebutkan, keinginan Walikota Palembang, H Harnojoyo, untuk membebaskan retribusi selama enam bulan terhadap pedagang di Night Culinary Market Lorong Basah, tidak dapat dipenuhi PD Pasar Palembang Jaya.

Terkait keinginan untuk menggratiskan retribusi enam bulan pertama di Night Culinary Market Lorong Basah, bukan menjadi kewenangannya. Pasalnya, pasar kuliner tersebut bukan milik PD Pasar atau Pemkot Palembang. Jadi harus ada pembahasan khusus bersama.

“Siapa yang akan melakukan kebersihan dan keamanan, sebab Lorong Basah itu bukan punya Pemkot, (Pemerintah Kota) makanya kita kompromikan dulu, siapa yang mau menanggungnya,” cetus dia.

Asnawi berharap, perlu ada pembahasan terkait retribusi, karena setiap malam kebersihan, keamanan, listrik dan air bersih tidak mungkin ditanggung pemilik awning.

“Kita harus rapatkan kembali dengan Walikota, kalau pemilik pasti tidak mau menanggungnya, dia sudah membangunnya terus dirugikan lagi, kecuali itu punya Pemkot,” katanya.

Meski begitu, Asnawi akan mencoba terkait retribusi sewa tiga bulan. Tapi hal itu juga harus dibicarakan lagi dengan Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palembang. “Untuk yang tiga bulan mungkin bisa, tapi untuk yang lain itu tugas Asisten I, termasuk soal Peraturan Walikotanya. Coba tanya ke sana,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dispar Kota Palembang, Isnaini Madani menyampaikan, pihak PD Pasar baru akan membicarakannya dulu terkait rencana pembebasan retribusi selama enam bulan.

“Mereka akan sounding dulu persoalan retribusi ini ke Direksi, tapi yang pasti tadi mereka bilang akan berusaha membebaskan retribusi selama tiga bulan,” katanya.

Sedangkan semua fisik pasar malam kuliner tersebut, sudah 100%. “Untuk fisik sudah ready (siap), seperti pemasangan lampu. Sekarang kita sedang menyiapkan listrik untuk pedagang dan penyediaan air bersih,” ulasnya.

Isnaini menjelaskan, pihaknya merampungkan diskusi dan tanya jawab dengan calon pedagang dan PD Pasar Palembang Jaya terkait pengelolaan Night Culinary Market yang terletak di Jalan Sentot Ali Basah atau yang lebih dikenal Lorong Basah.

Di mana, hari ini dibahas terkait persiapan sementara peralatan pedagang hingga retribusi yang akan dikelola oleh pihak ketiga yang membangun awning. “Untuk sementara waktu, pedagang diminta mempersiapkan sendiri peralatan seperti meja dan gerobak sampai Mei atau April. Setelah ini akan ada bantuan yang akan diberikan secara bertahap,” jelasnya. DYN

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *