full screen background image

Februari, GI Muratara Dibangun

MUARA RUPIT,PE- Setelah dilakukan penentuan titik nol, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara)  membuat di minggu kedua bulan Februarui akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gardu induk jaringan listrik, yang berlokasi di ‎‎Desa Lubuk Rumbai Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Pembangunan ini sebagai target perwujudan tercapainya Muratara terang benderang.

“Jika tidak ada persoalan dan sesuai hasil pertemuan pak bupati dengan wakil manajer PLN Palembang minggu kedua bulan Februari peletakan batu pertama ,”kata Firdaus Kepala Bagian (Kabag) Tata pemerintahan (Tapem) Sekretariat daerah (Setda) Muratara kepada koran ini.

Ia menjelaskan sudah dilakukan penentuan titik kordinat pembangunan tersebut. Dan memastikan bahwa tidak ada kendala atau hambatan jika dilakukan pembangunan sehingga tinggal pihak ketiga yang mengerjakannya.

“Jadi hari ini pengukuran kembali tanah untuk gardu induk dan tidak ada masalah. Bahkan masyarakat sangat mendukung,”‎bebernya.

Sementara Anggota komisi III DPRD Muratara Arjuna mangatakan bahwa pihaknya sudah datang langsung ke perusahaan listrik negara (PLN) pusat untuk menanyakan kapan pembangunan gardu induk di Muara Rupit.

“Mereka menjelaskan bahwa GI sudah ada pemenangnya, dan kemarin kami ke sana sudah mulai Action. Artinya sudah mulai pelaksanaan atau lean clearing. Nah pada saat lean clearing itu terjadi kesalah pahaman, hari ini diclearkan. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi masalah, dan kesalahan itu bukan dari PLN, tapi kesalahan BPN yang menarik titik kordinatnya sehingga terjadi perubahan pada gambar sertifikat,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar pembangunan gardu induk in segera dilakukan pihak kontraktor, mengingat pengerjaan pembangunan gardu induk memakan waktu yang lama.

“Jadi tahun 2019 target mereka itu beroperasi, sampai sekarang gardu induk surulangun sudah selesai, inikan narik dari GI Muaro Bungo‎. Harapan kita tahun 2019-2020 Muratara terang benderang itu tercapai dan sekarang jaringan sudah sampai ke Rawas Ilir, desa-desa terpencil itu sudah ada jaringan semua seperti desa Pauh, Pauh satu, Ketapat Airbening, Batu kucing, Belani, itu daerah-daerah pinggirnya. Kalau Nibung sudah rata, Ulu Rawas sudah rata. Tinggal kita keterkaitan dengan suplai tenaga listriknya,” harapnya.

Ia menekankan agar pengerjaan pembangunan GI itu konsisten dan pengerjaan itu sesuai dengan bestek atau RAB, karna ini sangat dibutuhkan.

“Kalau ini ada kesalahan sedikitpun akan menyebabkan fatal karena ini berkaitan dengan api, kalau listrik ini kebakaran dan kita berharap kepada masyarakat agar kita sama-sama menjaga aktivitas pelaksanaan pembangunan gardu induk ini,”‎diingatkannya.

Ditempat yang sama Ilmas bagian Pengawasan PT PLN palembang mengatakan kemungkinan tahap pembangunannya dalam waktu dekat ini.“Kontraknya pada bulan Desember tahun 2017 kemarin tapi pembangunannya kemungkinan dalam waktu dekat ini,”pungkasnya singkat. IMR




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

diyarbakır escort mersin escort istanbul escort