full screen background image

Stabilkan Harga Beras, Disperindag Tetap OP

BATURAJA. PE – Untuk mengantisipasi harga beras semakin naik sekaligus upaya menstabilkan harga beras dipasaran di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)   2018 ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) OKU sampai saat ini terus menggelar dan melaksanakan operasi pasar (OP). Kegiatan OP beras murah ini di pusatkan di dua pasar tradisional, yang ada di Kota Baturaja. Yakni Pasar Baru, Kelurahan Kemalaraja dan Pasar Atas, Kelurahan Pasar Atas.

Kepala Disperindag OKU, Dharmawan Irianto mengatakan, gelaran OP beras ini telah dilakukan pihaknya sejak awal Januari 2018 lalu hingga saat ini. OP beras murah ini dilaksanakan pihaknya dengan melibatkan pihak Bulog Subdivre III OKU selaku penyuplai beras, dan pihak Kepolisian Polres OKU.

“Untuk OP beras murah masih terus berjalan. Ada enam titik toko yakni tiga toko di Pasar Baru dan tiga toko di Pasar Atas yang kita ajak kerjasama untuk menitipkan beras murah yang disuplai dari Bulog OKU. Harga beras yang dijual untuk OP beras ini hanya Rp9000/kilogram dengan kualitas standar medium,” terang Dharmawan, di ruangan kerjanya, kemarin (2/2).

Dikatakannya, selain untukmenstabilkan harga beras pada awal 2018 ini, gelaran OP beras sengaja dilakukan pihaknya untuk menindaklanjuti instruksi pusat ditiap daerah, dalam upaya menanggulangi kerawanan pangan, serta indikasi adanya kenaikan harga beras karena kelangkaan atau kurangnya ketersediaan pasokan beras dipasaran.

Namun, Dharmawan menegaskan, terkait isu atau indikasi kurangnya pasokan beras di pasaran, dirinya mengklaim jika sampai saat ini jumlah pasokan beras kualitas medium yang dijual pihaknya sangat banyak, yakni mencapai 90 ribu ton beras dan tersedia serta stand by di gudang Bulog OKU. “Jadi kita gak perlu takut akan isu beras akan terus naik. Stok beras di OKU sangat banyak yakni tersedia 90 ribu ton di gudang Bulog. Itu bukan hanya untuk kebutuhan OKU saja. Tapi untuk tiga OKU, yakni OKU, OKU Timur dan OKU Selatan,” paparnya.

Terkait OP beras murah yang masih terus dilaksanakan pihaknya di enam toko yang ada di dua pasar tradisional ini, dirinya pun menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat atau konsumen khususnya yang ada di Kabupaten OKU yang membutuhkan beras kualitas medium dengan harga terjangkau Rp 9000, dapat langsung mendatanginya ke toko yang ada.

“Pihak toko sudah diberi penjelasan oleh kita dan Bulog. Jadi mereka tidak berani untuk merubah atau menaikan harga. Kalau untuk stok beras, kalau tidak salah itu setiap toko dititipkan sekitar 100 kilogram, jika habis tinggal maka akan dititipkan kembali, jadi stok berasnya aman selalu tersedia,” tandasnya.

Soal masih beredarnya variasi harga beras ukuran medium dengan kisaran harga Rp11 ribu hingga 13 ribu/kilogram yang sebelumnya dijual diharga Rp10 ribu, Dharmawan mengaku harga tersebut sah-sah saja dan dianggap tidak melanggar batas harga kewajaran. “Soal harga itu sah-sah saja. Oleh karenanya, untuk mengatasi jangan sampai harga beras semakin naik, kita masih lakukan OP beras murah. Tinggal terserah masyarakat mau beli beras yang mana,” pungkasnya. YEN

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

diyarbakır escort mersin escort istanbul escort