full screen background image

Lapas Gunakan X Ray Deteksi Barang Ilegal

BANYUASIN, PE – Pengunjung yang masuk lapas tidak akan mudah menyuplai narkoba ataupun barang yang ilegal, karena Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Pangkalan Balai sudah menggunakan alat X – Ray.

”Setiap pengunjung yang datang temui keluarganya dan membawa barang bawaan langsung dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat X Ray,”ujar Kalapas Kelas III Pangkalan Balai Reza Yudistira Kurniawan AMD IP SH Msi.

Dengan alat X Ray itu menurutnya mempermudah pemeriksaan terhadap barang bawaan para pengunjung, sehingga dapat diperiksa secara detil.

”Apakah membawa barang yang dilarang, seperti narkotika, sajam dan lain sebagainya,”tuturnya.

Diakuinya kalau saat ini alat X Ray tersebut telah berhasil mendeteksi barang – barang logam seperti sendok yang hendak dibawa masuk oleh para pengunjung.”Sendok kita terpaksa diamankan, karena takutnya disalahgunakan,”tukasnya.

Selain sendok, pihaknya mengamankan barang – barang elektronik seperti headseat dan lain sebagainya. Untuk para pengunjung, pihaknya juga melakukan pemeriksaan secara manual.”Kita periksa para pengunjung, dengan digeledah,” ungkapnya.

Alat X Ray ini sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia yang diberikan kepada Lapas Kelas III Pangkalan Balai.

”Diberikan pada Desember tahun 2017 lalu,”imbuhnya.

Bahkan operator alat X Ray ini sendiri merupakan teknisi yang sudah diberikan pelatihan di Jakarta.”Jadi kita kirimkan pegawai lapas untuk ikuti pelatihan, untuk sebagai operator alat X ray ini,”tegasnya.

Masih kata Reza, saat ini ada sekitar 851 narapidana yang berada di dalam lapas kelas III Pangkalan Balai ini.”Jumlah tersebut, tentunya sudah overkapasitas. Karena jumlah ideal kapasitas kita yaitu sekitar 400 an narapidana,” pungkasnya. BUD




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

diyarbakır escort mersin escort istanbul escort