full screen background image

Saking Praktisnya, Karyawan PLN Bukit Asam Ini dan Keluarga Pakai Kompor Induksi

MUARA ENIM, PE – Di balik kemeriahan acara pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor ‘Memasak Nasi Goreng dengan Kompor Induksi’ yang dilaksanakan di halaman PT PLN Sektor Pembangkitan Bukit Asam, Tanjung Enim, Jumat (9/2). Tak hanya euphoria terpecahnya rekor baru dalam kegiatan yang dikemas dalam perlombaan itu berlangsung di 11 titik lokasi tersebar di 5 Provinsi yakni Sumatera Selatan (Sumsel), Sumatera Barat (Sumbar), Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Melainkan ada pesan ‘sponsor’ yang berkesan terutama di kalangan peserta kegiatan itu sendiri.

Dari ratusan karyawan PT PLN Sektor Pembangkitan Bukit Asam, Tanjung Enim yang ikut berpartisipasi memecahkan rekor, tim Palpres.com sempat mewawancarai Supervisor SDM dan Umum PT PLN Bukit Asam, Hasbi yang ternyata pemakaian kompor induksi ini tidak asing lagi baginya.

Bapak dua putri ini mengakui bahwa di rumahnya sendiri sudah memakai kompor induksi beberapa bulan terakhir. “Jelasnya pakai kompor induksi ini sangat praktis. Nah, karena praktis ini pula, orang tua saya yang sudah berusia 70-an tahun jadi kepingin juga pakai kompor ini,” tutur Hasbi sumringah.

Diketahui, kegiatan lomba memasak nasi goreng menggunakan kompor induksi ini salah satu sosialisasi dari PLN untuk mengenalkan penggunaan kompor induksi sebagai alat masak baru yang ramah lingkungan, praktis dan aman.

“Teknologi kompor induksi bertujuan mengurangi konsumsi gas elpiji 3 Kilogram (kg), apalagi saat ini kebutuhan akan gas dalam negeri masih kurang bahkan cenderung impor dari luar, selain itu kompor induksi lebih unggul dari kompor gas yang memerlukan tabung gas, selang dan regulator,” papar Manager PT PLN Sektor Pembangkitan Bukit Asam, Eko Mursidanto. AFU

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *