full screen background image

Geger, Warga Plakat Tinggi Temukan Kuburan Bayi

SEKAYU,PE – Baru-baru ini, warga Desa Sumber Rejeki (B1) Kecamatan Plakat Tinggi dihebohkan dengan penemuan kuburan darurat. Kuburan itu ditemukan oleh pihak Polsek Plakat Tinggi yang diduga berisi jasad bayi.
Sampai berita ini di turunkan kasus tersebut, informasi didapatkan masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi di lapangan, pada Kamis 8 Februari 2018 lalu, pihak kepolisian mendatangi salah satu rumah warga (identitas belum dipublikasikan,red) di seputaran PT SNS, karena mendapati laporan dari warga adanya indikasi pembuangan bayi.
Awalnya, ada seorang warga yang curiga dengan seorang wanita, yang diketahui tiba-tiba berbadan dua atau hamil. Namun tiba-tiba perut nya kempes. Kemudian, wanita tersebut mengeluh kesakitan. Oleh tetangganya dibawa ke bidan untuk di periksa.
Dari hasi pemeriksaan dinyatakan bahwa yang bersangkutan baru saja melahirkan. Anehnya sang bayi tidak diketahui keberadaannya.
Warga yang curiga akhirnya mulai menyelidik hal tersebut, dan di temukan tanah bekas galian yang di timbun tak jauh dari kediaman wanita tersebut, tepatnya di bawah pohon pisang.
Warga kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Plakat Tinggi, dan langsung mendatangi lokasi kuburan.
Setelah dilakukan pembongkaran, ternyata di dalam kuburan darurat tersebut ditemukan jasad bayi lengkap dengan tali pusarnya, yang terbungkus plastik merah di lapis plastik hitam dalam keadaan sudah membengkak.
Kini jasad bayi tersebut sudah di amankan pihak kepolisian, sedangkan terduga orang tua pengubur bayi tersebut sudah tidak berada di tempat.
Kapolsek Plakat Tinggi, Iptu Suventri membenarkan adanya pembongkaran kuburan darurat tersebut. “Iya benar, mengenai data dan kronologinya sudah kita serahkan ke Polres Muba,”kata Kapolsek.
Terpisah, Kepala Desa Sumber Rejeki, Kodirun, juga membenarkan adanya kasus tersebut di desa nya.
“Kami juga tahu informasinya dari warga, karena lokasi nya berada di areal PT SNS, cuma jatuhnya masih masuk Sumber Rejeki. Disana juga banyak orang datangan yang bekerja di PT. Saat kejadian pun saya sedang tidak di desa,” tutupnya.SAF




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *