full screen background image

UPZ Masjid/Musala Se-Banyuasin Dikukuhkan

BANYUASIN.PE-Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin dalam pengolahan Zakat dengan cara membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ),  sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. UPZ yang dibentuk sebagai Jaringan Pendistribusian Zakat di bawah koordinasi Badan Amil Zakat dalam wilayah Kabupaten Banyuasin ini, dikukuhkan kembali di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa (13/02).

” UPZ dan Baznas harus Profesional dan bertanggung jawab” kata Bupati Banyuasin Ir.S.A. Supriono,MM diwakili Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik, Merki Bakri, Spd, M.Si, saat mengukuhkan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid/musala se-Kabupaten Banyuasin.

Disaat yang sama, digelar pula Bimbingan Teknjs dengan mengangkat tema Bimbingan Teknis Pengolahan Zakat di Kabupaten Banyuasin. Merki Bakri meminta perhatian seluruh jajaran  UPZ yang baru dikukuhkan selain memperhatikan pelayanan UPZ, juga perlu memperbaiki mekanisme pendistribusian zakat.

“Zakat yang terhimpun dapat didistribusikan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk, seperti pemberian sembako, pengobatan, santunan penyandang cacat, bantuan bencana, dan lainnya.” urai Merki

Merki juga berpesan, agar petugas dapat menjalankan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab, termasuk tanggung jawab secara administrasi. “Keluar masuk zakat harus dicatat dengan jelas, tanggung jawab petugas bisa dilakukan secara publik, atau bahkan bisa dilakukan online. Hal ini dapat meminimalisir penyalahgunaan dan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, ” pesan mantan Asisten Pemkab Banyuasin ini.

Sedangkan Ketua Baznas Kabupaten Banyuasin H. Mubari, S.Ag, M.PD.i dalam sambutannya, mengatakan bahwa zakat ini bukan hanya untuk ASN saja, tetapi melainkan untuk seluruh umat manusia di muka bumi yang memiliki kemampuan.

Selain Penyerahan SK secara simbolis, Pemkab Banyuasin juga memberikan bantuan berupa kaki palsu, modal usaha, Al Quran, sembako, dan BPJS kepada masyarakat yang berhak menerima. Acara ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus masjid/musala di Kabupaten Banyuasin. BUD




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *