Home Olahraga Asian Games 2018 Alex Noerdin: Sumsel Tetap Siap

Alex Noerdin: Sumsel Tetap Siap

0

Perjanjian Asian Games Dirubah

JAKARTA, PE – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin menghadiri Penandatanganan Amandemen Host City Contract-Deed of Adherence antara Pemerintah Indonesia, INASGOC dan OCA di Ruang Bhin Bhin INASGOC Head Quarter, Wisma Serbaguna Senayan, Ahad (15/10). Selain Alex Noerdin, penandatanganan ini juga dihadiri Presiden Komite Olimpiade Asia (OCA), Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah serta Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), HM Jusuf Kalla selaku Ketua Pengarah INASGOC.

Dari penandatangan itu jelas Alex Noerdin terjadi beberapa perubahan dalam perjanjian terkait penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. “Betul, memang akan ada beberapa perubahan. Tapi sejauh ini tetap menguntungkan Indonesia. Dan Sumsel tetap siap,” ujar Alex dibincangi usai penandatanganan.

Mantan bupati Musi Banyuasin (Muba) dua periode itu merinci perubahan yang dimaksud lebih kepada progres sponsorship yang masuk agar lebih fair, bukan jumlah cabang olahraga (cabor) maupun event yang akan digelar. Tak hanya itu terkait cabor, Alex mengimbuhkan, ada juga sedikit perubahan yakni cabor sepatu roda dan skateboard yang sebelumnya akan digelar di Jakarta dialihkan ke Palembang.

“Ya kita dapat tambahan dua, sepatu dan skateboard. Itu tidak masalah, segera kita siapkan, yang lama waktu SEA Games dulu kan ada itu tinggal dibenahi sedikit-sedikit. Kita tidak perlu bangun baru,” jelas Alex.

Sementara itu Presiden OCA, Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah mengatakan, pihaknya sangat percaya Indonesia khususnya Jakarta-Palembang yang jadi tuan rumah bisa menjadi penyelenggara yang baik dan sukses.

“Soal cabor tetap 40 tapi untuk event itu kita akan flexible. Bisa diatur kembali mana yang terbaik untuk semua,” jelas dia.

Di tempat yang sama Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla selaku Ketua Pengarah INASGOC mengatakan, penandatangan yang dilakukan memang soal beberapa perubahan perjanjian Asian Games antara OCA dan tuan rumah Jakarta-Palembang.

Perubahan ini bertujuan melancarkan pelaksanaan Asian Games dan kualitas Asian Games itu sendiri. Selain itu juga untk mengefisiensikan serta memperjelas tanggung jawab masing-masing pihak dalam penyelenggaraan. “Seperti kita ketahui ada 40 cabang cabor itu sudah fix dan tidak akan berubah. Yang penting kita ingin mengurangi komplikasi organisasi,” tambahnya.

Demikian halnya dikatakan Ketua INASGOC, Erick Thohir. Menurut Erick, kita harus sepakat bahwa Asian Games harus sukses. Untuk mewujudkannya tentu diperlukan perbaikan. Terkait dana diakuinya sesuai kontrak sebelumnya baru akan cair setelah Asian Games dibuka yakni 19 Agustus 2018.

“Kita ketahui Asian Games tidak hanya memerlukan dana pemerintah tapi juga dari para sponsor. Hari ini (kemarin, Red) kita lihat komitmen baik dari BUMN maupun swasta bahkan internasional sudah percaya dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu hadir pula Menko PMK, Puan Maharani dan  Koordinator Penghubung OCA dan INASGOC, Rita Subowo. HMS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here