Home Headline News Candi Muaro Jambi, Universitas Kuno Peninggalan Sriwijaya

Candi Muaro Jambi, Universitas Kuno Peninggalan Sriwijaya

0
Candi Muaro Jambi. Foto: NET

JAMBI, PE – Jika tak ke Jambi, rasanya tidak lengkap jika tak berkunjung ke Komplek Candi Muaro Jambi, sebuah komplek percandian bercorak Hindu-Budha terbesar di Asia Tenggara. Dengan luas mencapai 3.981 hektare, konon peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Melayu kuno yang diperkirakan terdiri dari 110 buah candi itu, memiliki luas 8 kali Candi Borobudur.

Dengan menaiki bentor, Palembang Ekspres mengelilingi komplek candi yang berada di pinggir Sungai Batang Hari tersebut. Dari banyak situs, ternyata baru sebagian saja yang dipugar dan dikembalikan wujudnya seperti candi, yakni Candi Kotomahligai, Kedaton, Gedong Satu, Gedong Dua, Gumpung, Tinggi, Telago Rajo, Kembar Batu, dan Candi Astano.

Menurut Amin, pengemudi bentor yang merangkap sebagai guide, konon dulunya kawasan Candi Muaro Jambi yang dibangun sejak abad ke-4 hingga ke-11 Masehi ini, merupakan komplek universitas atau kampus agama Budha kuno. “Dulu konon disini banyak biksu dan pelajar-pelajar yang menuntut ilmu agama Budha . Mereka berdiam di Muaro Jambi, layaknya kuliah di kampus modern saat ini,’’ jelas pria asal Kebumen ini.

Selain situs-situs candi, kata Amin, di kompleks Muaro Jambi juga ditemukan berbagai artefak kuno yang menandakan kawasan itu berhubungan dengan dunia internasional. Mulai dari keramik asal Dinasti Song di Cina (abad 11-12 Masehi), arca, mata uang kuno, manik-manik dari Persia, Cina dan India.

“Selain hari libur, hari biasapun Candi Muaro Jambi diramaikan para pengunjun. Puncaknya saat peringatan Hari Raya Waisak, kawasan ini dikunjungi banyak umat Budha, bahkan sampai dari luar negeri. Konon menurut mereka, kurang lengkap jika tak berkunjung ke Candi Muaro Jambi,’’ papar bapak yang mengaku ikut dalam proses penggalian situs kuno di Candi Muaro Jambi ini. SLS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here