Home Kriminal Curas & Curat Begal Ditangkap Saat Beli Popok

Begal Ditangkap Saat Beli Popok

0

PALEMBANG, PE – Status begal sadis yang disandang Deni Pratama (31) warga Jalan Irigasi Pakjo lepas sudah. Deni ditangkap anggota Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polresta Palembang saat sedang membeli popok anaknya di warung. Penangkapan pelaku setelah petugas mengetahui keberadaanya dimana selama ini sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) atas kasus kejahatan merampas motor Honda Verza milik milik Ami Yudistira.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB melalui Kasat Rekrim, Kompol Yon Edi Winara, mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Dio rekan Deni yang sudah menjalani hukuman. Setelah cukup lama buron, petugas mengetahui keberadaan pelaku di kawasan Tangga Buntung namun saat hendak ditangkap tersangka mencoba melarikan diri sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas.

“Barang bukti yang kita amankan satu bilah pisau yang digunakan tersangka pada saat melakukan aksinya. Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan mengejar pelaku lain,”terangnya. Sementara itu, tersangka Deni mengaku sebenarnya tak ada niat melakukan perbuatan tersebut. Dikatannya, berawal dari salah satu rekannya menghampiri dirinya saat sedang kumpul di Kawasan Pakjo yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Saat sedang kumpul ada teman saya yang menghampiri, bilang kalau dia ditabrak orang di Pakjo. Lalu kami menemui orang itu pak.”katanya. Setibanya di lokasi kejadian, kata Deni, mereka bertemu dengan korban atau orang yang dimaksud temannya itu dan seketika ia hendak menghujam tubuh korban dengan pisau, namun korban lebih dulu kabur. “Tidak saya tusuk pak, dia lari duluan ketakutan. Nah motornya ini ditinggalnya saja pak, teman saya yang membawa lari motor itu pak.”katanya lagi.

Ketika disinggung mengenai senjata tajam (sajam) jenis pisau yang digunakannya saat kejadian, pria yang kerja sehari-hari sebagai tukang ojek ini berkilah. Ia mengatakan kalau ia diwajibkan membawa sajam karena sang istri baru lahiran. “Iya pak, pisau itu punya saya. Sengaja saya bawa kemana-mana karena istri saya baru saja melahirkan pak. Jadi harus bawa pisau kemana-mana,”kilahnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here