Home Sumsel Banyuasin Warga Minta Bongkar Pagar Ruko di Gerbang Pemkab

Warga Minta Bongkar Pagar Ruko di Gerbang Pemkab

0

BANYUASIN.PE-Warga Kelurahan Kayuara Kuning Banyuasin III mendesak kepada Satuan Pol PP Banyuasin membongkar bangunan pagar ruko yang berada di Jalintim Palembang-Betung KM 42. tepatnya disisi gerbang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.
Soalnya, bangunan pagar tersebut terlalu dekat dengan bibir jalan sehingga menutupi pandangan kendaraan yang melintas dari arah Jalan Lingkar dan Palembang. Apabila dibiarkan, akan berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.
Seperti dikatakan Andreadi, warga sekitar, keberadaan bangunan pagar ruko diduga mengangkangi izin yang dikeluarkan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin. Karena, jarak bangunan pagar dengan jalan tidak sesuai aturan yang berlaku paling tidak 20 meter.
“Yakin sekali kalau bangunan pagar ruko itu melanggar peraturan, maka saya mendesak Sat Pol PP Banyuasin untuk dibongkar sebab membahayakan pengendara kendaraan yang melintas,”katanya.
Informasi yang diterima dirinya, jika separuh bangunan ruko juga tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Banyuasin. “Sebab sebagian bangunan ruko berdiri diatas Daerah Aliran Sungai (DAS), dan hal itu jelas melanggar peraturan,”terangnya.
Parahnya lagi, pihak pengembang ruko juga merusak bangunan trotoar Jalintim, yang dijadikan akses jalan untuk proses pembangunan ruko tersebut. Kondisi ini diyakini nantinya akses keluar dan masuk ke ruko melalui persimpangan, bukan dibelakang gerbang Pemkab mengunakan jalur khusus sesuai rekomendasi Dishub Banyuasin.
“Instansi terkait mesti tegas, jika menyalahi aturan diberi tindakan bukan di diamkan saja. Masal mengikuti kemauan dari pada pihak pengembang. Jadi, muncul tanda tanya ada apa sehingga dibiarkan begitu saja,”tegasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin Supriadi mengatakan, rekomendasi yang dikeluarkan memang sudah sesuai dengan aturan. Apabila dilapangan ada ketentuan yang dilanggar, mestinya pihak DPM-PTSP Banyuasin tidak mengeluarkan IMB.
“Kalau pihak pengembang ruko masih tetap membandel, Satuan Pol PP Banyuasin harus ditertibkan,”katanya. Pihaknya juga sudah memberi peringatan kepada pihak pengembang ruko, bahwa tidak boleh membuka akses dari Jalintim untuk keluar masuk ruko dan harus membuat akses khusus dari Jalan Lingkar.
“Karena jika dipaksakan dikhawatirkan menimbulkan kemacetan panjang, bahkan membahayakan pengendara kendaraan yang disebabkan terjadi kecelakaan lalu lintas,”pungkasnya. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here