Home Kriminal asusila Inilah Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Meranjat

Inilah Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Meranjat

0

INDRALAYA. PE- Setelah sempat buron selama lebih dari satu bulan, jajaran unit Reskrim Polsek Indralaya yang dipimpin Kanit Res Ipda Supriadi Garna SH berhasil membekuk pelaku tindak pidana percobaan pemerkosaan dan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Fitriani (39). Aksi itu dilakukan tersangka, Jumat malam (15/12) lalu pukul 03.00 dikediaman korban di Dusun VI Desa Meranjat I Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Tersangka yakni Rif’at alias Sarif (42) yang tak lain merupakan tetangganya sendiri. Warga yang tercatat berdomisili di Dusun dan Desa yang sama ini, dibekuk Polisi pada Selasa (23/01) pukul 13.30 Wib, ketika sedang berada di rumahnya di Desa Meranjat Indralaya Selatan.

Selain mengamankan pria paruh baya ini, dari tangannya Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam (sajam) jenis pisau, satu buah masker penutup mulut warna hitam, satu helai celana pendek warna biru hitam, sehelai sarung kotak-kotak warna abu-abu.

Saat dibekuk, pria yang mengaku kesehariannya bekerja sebagai nelayan ini sempat kebingungan dan mengelak telah melakukan perbuatan tak senonoh terhadap korban Fitriani.

Namun, saat digiring menuju Mapolsek Indralaya dan dipertemukan dengan korban, tersangka pun tak bisa mengelak dan mengakui telah melakukan tindak pidana percobaan pemerkosaan serta melakukan penusukkan pada bagian kanan perut korban dan bagian kiri leher korban.

Akhirnya, pria yang telah dikaruniani satu isteri dan dua orang anak ini, harus mendekam di jeruji besi tahanan Mapolsek Indralaya sembari menjalani proses penyidikkan lebih lanjut.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH melalui Kapolsek Indralaya AKP Bambang membenarkan diamankannya tersangka berikut barang bukti. “Tersangka Rif’at berikut barang bukti, berhasil kita amankan dan kini sedang dilakukan penahanan,” ujar Kapolsek Indralaya, AKP Bambang, Rabu (24/01).

Ditambahkan Kapolsek Indralaya, atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis serta pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat. “Dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” tegas AKP Bambang. VIV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here