Home Sepakbola Misi Konate Cetak 12 Gol

Misi Konate Cetak 12 Gol

0

PALEMBANG, PE – Makan Konate, gelandang asing Sriwijaya FC asal Mali ini menjadi magnet klub besar di Indonesia. Konate sempat menjadi rebutan 2 klub besar, yaitu Persib Bandung yang merupakan mantan klubnya dan Sriwijaya FC (SFC).

Namun takdir berpihak kepada tim Laskar Wong Kito, julukan SFC, yang mendapatkan tanda tangan pemain berperawakan kurus tersebut.

Tak pelak, keputusannya memilih SFC mendapat kecaman dari netizen kalangan suporter Persib Bandung, namun secara fair keputusannya dinilai banyak pihak wajar, mengingat Konate satu paket dengan pelatih kepala Rahmad Darmawan (RD) yang juga dikontrak SFC. Konate dan RD sudah bekerjasama dalam 1 tim di  T-Team di Negara tetangga Malaysia.

Bergabung dalam latihan perdana bersama SFC pada 8 Desember 2017 lalu, Konate langsung dielu-elukan fans SFC yang menyaksikan latihan perdananya di Stadion Bumi Sriwijaya saat itu. Konate pun beradaptasi dengan SFC, hingga ujian perdananya dalam turnamen pra musim Piala Presiden 2018.

Meski tidak dimainkan dalam posisi idealnya, peran Konate sangat penting dalam tim untuk menjaga keseimbangan pertahanan dan menyerang di lini sayap. Pergerakan Konate juga membuat  full back lawannya di Piala Presiden 2018 lalu, hampir tak memiliki kesempatan menyerang frontal.

Gelandang kelahiran 10 November 1991 ini juga punya naluri gol tinggi, saat membela Persib Bandung di kompetisi resmi Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu, Konate membukukan 13 gol. Bersama SFC di kompetisi resmi Liga 1 musim 2018, ia ingin memecahkan rekor tersebut.

“Kalau bisa saya ingin mencetak gol lebih, dari saat waktu saya di Persib Bandung dulu,” ujarnya.

Target ini bisa saja dicapainya, karena jika melihat performa Konate di Piala Presiden 2018, Konate mampu memberikan kontribusi gol menyamai, bahkan melebihi striker SFC. Konate mencetak 2 gol dalam 7 laga, pertama saat SFC melawan PSMS Medan, SFC menang 2-0 dan 1 gol lagi saat SFC melawan PSM Makassar Konate menyumbang 1 gol lagi meski dari titik penalti, SFC menang 3-0.

Pemain depan SFC yang mencetak gol di Piala Presiden 2018 lalu, Manuchekhr Dzalilov 2 gol, Alberto Goncalves 1 gol dan Esteban Vizcarra 1 gol.

Konate berdoa agar SFC dapat tampil lebih baik di musim 2018, sehingga target yang diinginkan manajemen, pelatih dan pemain dapat tercapai. “Semoga saya bisa membawa SFC juara di Liga 1 2018 nanti, insyaallah, ” ucapnya.

Namun, langkah SFC menjadi juara tentu tidak mudah, ada banyak tim yang juga ingin menjadi juara, saingan-saingan ketat SFC minimal sudah tergambar di Piala Presiden, sebut saja Bali United dan Persija, atau Arema, PSMS Medan, Persib dan tim-tim besar lainnya.

Hanya saja, Konate tidak mau menyebut 1 klub yang akan menjadi rival berat SFC merebut juara. Ia tidak mau menganggap remeh setiap klub yang berlaga di Liga 1 nanti, karena tim yang tidak diunggulkan bisa saja menjadi momok dan memberi kejutan bagi tim-tim besar.

“Semua tim yang saya lihat sekarang kuat-kuat, jadi kami fokus saja dulu berlatih dan menjalani turnamen pra musim ini. Tapi, apapun itu lawannya, kami akan tetap lawan,” tukasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here