Home Kriminal Kebakaran Satu Rumah dan Tiga Bedeng Hangus Terbakar

Satu Rumah dan Tiga Bedeng Hangus Terbakar

0

PRABUMULIH.PE- Kebakaran hebat di pemukiman kawasan padat penduduk tepatnya dibelakang pasar, terjadi Senin (14/5) pukul 16.00 WIB. Kali ini, satu rumah dan tiga bedeng milik Ahu alias Rianto (64) yang berada di Jalan Pranasib RT 23 RW 09 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Barat, hangus dilalap si jago merah.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Akibat kejadian tersebut, membuat warga heboh hingga menimbulkan kepanikan.
Informasi yang dihimpun, kebakaran yang menimpa rumah Ahu alias Rianto terlihat api berasal dari bedeng nomor tiga yang dihuni oleh keponakannya Maylan. Dimana saat itu rumah Maylan kebetulan tidak berada di rumah, karena sedang menjemput anak ketiganya yang lagi les. Sedangkan dua anaknya yang lain yakni Indi (4) dan Puja (2) ditinggal di rumah karena tidur, dengan pintu yang terkunci.
Lantaran keadaan yang memang sepi, jadi tidak ada warga yang mengetahui kalau di rumah Maylan keluar percikan api diiringi asap hitam yang keluar. Maylan yang kebetulan pulang lalu curiga mencium bau asap, dan seketika langsung membuka pintu rumahnya dan menyelamatkan dua anaknya. Maylan lalu berteriak kebakaran, dan barulah masyarakat sekitar sadar kalau telah terjadi kebakaran.
Warga pun tak lama ramai datang, dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Warga secara bahu membahu menyelamatkan perabotan-perabotan milik Ahu dan Maylan. Lantaran api mulai membesar, warga hanya bisa menyelamatkan barang seadanya. Tak lama 3 unit mobil pemadam kebaran milik Pemkot Prabumulih datang. Selang satu jam api berhasil dipadamkan. Petugas dari Polsek Prabumulih Barat langsung mengamankan TKP, dan memberikan garis police line di rumah Ahu.
Sementara Ahu saat diwawncarai awak media mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya kebakaran karena lagi di dalam rumah. “Saat itu ada warga yang menggedor saya, dan katanya bedeng saya terbakar. Lalu warga langsung menyelamatkan saya dan barang-barang perabotan. Api berasal dari bedeng yang dihuni keponakan saya bernama Maylan. Untung saja anaknya bisa diselamatkan juga, kalau tidak bisa mati terpanggang. Kemungkinan api berasal dari konsleting listrik,” ujarnya.
Sementara itu Ketua RT 29, Usman Ali menambahkan, dirinya baru saja pulang dari masjid dan melihat rumah Ahu kebakaran. Lalu dia menggedor rumah Ahu, dan menyelamatkannya. “Saya pulang dari masjid, saya kaget melihat asap keluar dari bedeng Ahu. Kemudian saya bergegas lalu menggedor rumah Ahu, dan api mulai membesar dan seketika bersama warga langsung menyelematkannya. Api dari atap rumah ibu Maylan terus membesar, dan menyabar bedeng disebelah dan rumah Ahu,” ungkapnya seraya mengatakan waktu kejadian memang keadaan sepi.
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutahuruk SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Sofyan Hadi SH dikonfirmasi menjelaskan, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, ditaksir kerugian bisa mencapai ratusan juta. “Ada dugaan penyebabnya akibat konsleting listrik. Tetapi, belum bisa dipastikan karena perlu penyelidikan lebih lanjut. Saat ini kita masih melakukan olah TKP dan memasang police line dikediaman Ahu. Kebakaran tersebut menghanguskan 1 rumah dan tiga bedeng, dan saksi-saksi masih kita pintai keterangan,” pungkasnya. RAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here