Home Ekonomi Permintaan Kue Kering Meningkat

Permintaan Kue Kering Meningkat

0

PALEMBANG, PE- Menjelang hari Raya Idul Fitri, kue kering mulai diburu oleh konsumen alhasil penjual makanan khususnya kue Lebaran kebagian berkah karena banyaknya permintaan dari konsumen.

Yanto, seorang pengusaha kue di Kecamatan Ilir Timur, Kota Palembang mengungkapkan, bulan Ramadan terutama jelang Lebaran menjadi berkah bagi pengusaha makanan seperti dirinya, karena banyaknya permintaan kue dari konsumen dari seluruh penjuru Sumsel.

“Jelang Lebaran, kita siapkan produksi kue dua kali lipat dari hari biasa,” ujarnya, kemarin (5/5).

Beberapa macam kue kering seperti kue semprit, lidah kucing, nastar dan stik cokelat dihargai mulai dari Rp25 ribu hingga Rp75 ribu.

Toko kue Cahaya Baru Sianjur 2 milik Yanto ini diproduksi sendiri di tempat usahanya sehingga kue yang dijual langsung dari tempat pembuatan sehingga lebih terjamin kualitasnya.

Dengan tingginya permintaan kue ini, Yanto mengaku terus melayani konsumen hingga H-7 Lebaran, rata-rata, konsumen membeli kue yang sudah dikemas dalam toples.

“Kue nastar kayaknya paling banyak dicari. Kue lain juga banyak seperti stik cokelat, stik keju juga banyak yang minta,” kataya.

Ditempat yang berbeda, Pedagang kue kering di Pasar Cinde Palembang, Efendi mengaku, mendekati Lebaran penjualan kue kering mengalami peningkatan 50 persen.

Dimana dalam sehari bisa menjual 600 toples kue kering dengan beraneka jenis kue seperti kue keju, kue coklat dan jenis kue lainnya.

Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp90 ribu hingga Rp200 ribu per toples, dan untuk harga tidak mengalami kenaikan, sama seperti harga di hari biasa.

“Untuk pembeli sendiri tidak hanya dari Palembang saja, tapi kita juga menerima pesanan dari daerah di Sumsel,” jelasnya.

Sementara itu, Owner Fangs Cake, Yustina Tansil Fangs mengaku kebanjiran pesanan beragam jenis kue. Namun, kue yang paling banyak diburu warga ada jenis kue kering yang sudah disusun ke dalam bentuk parsel.

Bahkan sampai saat ini, Fangs Cake sudah menjual hingga 5.000 parsel dan jumlah ini masih akan terus bertambah mengingat penutupan pesanan sampai 7 Juni.

Lanjut dia mengatakan, di Fangs Cake pihaknya menyediakan beragam bentuk parsel unik dengan harga pas di kantong mulai dari paling murah Rp65 ribu sampai Rp300 ribuan. Tak hanya itu, di Fangs Cake konsumen juga dapat memesan parsel sesuai permintaan pembeli atau sesuai pesanan.

“Parselnya bisa sesuai dengan keinginan konsumen. Ya kalau di kita bisa disesuaikan harga yang diinginkan. Jadi sangat pas untuk memenuhi kebutuhan lebaran,” ungkapnya.

Selain kue kering yang sudah dikemas ke dalam parsel, beragam kue basah juga menjadi kudapan favorit warga di hari lebaran.

Lapis PhilipHine, lapis Perancis dan lapis legit bata menjadi kue basah paling primadona di Fangs Cake. “Kue basah juga ramai yang beli, di tahun ini best seller-nya lapis PhilipHine dan lapis Perancis, sama lapis legit bata,” jelasnya. KUR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here