Home Headline News Target Rebut Poin yang Hilang

Target Rebut Poin yang Hilang

0

PALEMBANG,PE-Menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu, 2 Juni 2018 malam ini, merupakan momentum kebangkitan bagi Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito tidak ingin kembali tergelincir lagi, setelah gagal mencuri poin di laga terakhir Liga 1 saat takluk 0-1 atas Perseru Serui di Stadion Gajayana Malang, Minggu, 27 Mei 2018.

“Pertandingan melawan Persela ini sangat penting. Keuntungan sebagai tuan rumah harus kita manfaatkan, karena di dua laga away kita zero poin. Laga ini harus dimaksimalkan,” tegas Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, kepada media jelang laga, Jumat (1/6).

Tanpa Syahrian Abimanyu yang bergabung dengan tim nasional Indonesia U-19 serta Teja Paku Alam, Zulfiandi dan Alberto Goncalves, yang memperkuat timnas U-23, Rahmad sendiri mengaku tidak khawatir.

Baginya, Sriwijaya FC masih memiliki 26 pemain yang dapat dimainkan. Dia juga sangat antusias kompetisi di dalam berlatih memberikan persaingan sehat antar pemain, untuk menunjukkan performa terbaik.

“Soal pemain yang tidak tampil kami tidak khawatir. Bagi kami semua pemain siap tempur dan mentalitas pemain juga bagus,” kata Rahmad.

Rahmad meminta agar para punggawa Sriwijaya FC untuk tampil dengan motivasi tinggi, seperti saat menaklukkan Bhayangkara FC 2-1 dan PSIS Semarang 4-0 di Stadion Jakabaring.

Mengenai tim lawan, Rahmad mengingatkan Hamka Hamzah Cs untuk lebih waspada mengingat produktivitas Laskar Joko Tingkir cukup bagus. Persela tercatat sebagai tim ketiga paling produktif dengan mencetak 19 gol, atau hanya kalah satu gol dari Persipura Jayapura dan Barito Putera.

“Persela mungkin juga tidak tampil dengan skuad terbaik. Tapi bagi saya itu juga bukan sebuah keuntungan, karena Persela merupakan tim yang kolektif,” kata Rahmad.

Di sisi lain, absennya empat pilar Sriwijaya FC di pekan ke-12 Liga 1 dianggap bukan sebuah keuntungan untuk Persela Lamongan. Bagi Persela, Sriwijaya FC tetap tim tangguh meski tidak dipekuat beberapa pemain inti.

Pelatih Persela Aji Santoso mengaku tidak melihat titik lemah skuad Rahmad Darmawan. Menurut Aji, tidak adanya Syahrian Abimanyu, Teja Paku Alam, Zulfiandi dan Alberto Goncalves, masih bisa ditutupi pemain lain yang tidak kalah kualitas.

“Saya menganggap tidak adanya pemain seperti Beto bukanlah sebuah keuntungan bagi kami. Sriwijaya FC merupakan tim tangguh yang diarsiteki pelatih bagus dan punya pemain pelapis dengan kualitas sama baiknya,” kata Aji, Jumat (1/6).
Aji mengungkapkan, bukan hanya Sriwijaya FC yang akan tampil pincang, dalam duel kedua tim di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, tim nya juga tidak dalam komposisi terbaik.

Pilar Persela Saddil Ramdani juga tengah memperkuat tim nasional Indonesia U-23. Sementara Eki Taufik dipastikan absen karena cedera. Tak hanya itu, Diego Assis juga dalam kondisi yang meragukan karena belum pulih 100 persen.
“Jadi situasinya kurang lebih sama. Dan yang diunggulkan tetap Sriwijaya FC karena mereka bermain di kandang dan punya materi pemain yang lebih bagus,” ujar Aji.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persela sendiri sebenarnya meraih hasil cukup positif. Dari peringkat klasemen di Liga 1, Persela juga lebih baik dari Laskar Wong Kito.

Dengan perolehan 17 poin, Laskar Joko Tingkir berada di peringkat empat klasemen sementara. Mereka unggul satu angka dari Sriwijaya FC, yang menempati peringkat enam klasemen Liga 1.

“Walaupun di klasemen kita lebih baik, namun mencuri poin di kandang Sriwijaya FC tidaklah mudah. Tandang kesini kita hanya targetkan satu poin, tapi mudah-mudahan menang,” ungkap mantan Pelatih Arema FC. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here