Home Adhyaksa Sriwijaya Kasus Pidum Menonjol Dibandingkan Kasus Lainnya

Kasus Pidum Menonjol Dibandingkan Kasus Lainnya

0

MARTAPURA, PE-Kajari OKU Timur, Ismaya Hera Wardanie, SH, M. Hum mengatakan, kasus pidana umum (Pidum) di Ogan Komering Ulu Timur paling menonjol dibandingkan kasus lainnnya. Untuk kasus Pidum selain Curas, Kekerasan seksual terhadap anak masih cukup tinggi, pemicunya beragam ada karena pengaruh narkoba, ada juga karena faktor rendahnya tingkat kewaspadaan di lingkungan terdekat.

“Untuk kasus Curas pemicunya juga Narkoba, Gaya hidup serta Kemiskinan,” jelas Kabari usai Inspektur Upacara (Irup) HUT Adhiyaksa ke 58 yang berlangsung di halaman Kantor Kejari OKU Timur, di Martapura pada Senin (23/7).

Ia mengatakan, untuk pidum hingga setengah semester ini tercatat sudah ada 80 kasus, sementara untuk kasus lain, seperti kasus korupsi hingga saat ini ada satu lidik dan ada beberapa yang masih dalam proses klarifikasi.

Selain Kejari OKU Timur melakukan pendampingan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihaknya juga terus menjalankan Program Jaksa Masuk Sekolah dan Pesantren untuk meningkatkan pencegahan di lingkungan OKUT.

“Masih ada satu semester untuk meningkatkan pencegahan dan pembinaan, kami tidak ada target untuk kasus korupsi tapi kami berkerja secara optimal dan melakukan upaya pencegahan,” tambahnya.

Berkaitan dengan Tema HUT kali ini “Berkarya Sepenuh Hati Untuk Membangun Negeri”, lebih lanjut ia mengatakan, harus mengakui masih adanya kekurangan, seiring semakin banyaknya ekpektasi, harapan dan tuntutan masyarakat.

“Sehingga dituntut untuk hijrah ke arah yang lebih baik dan melakukan evaluasi, megubah cara-cara lama yang sudah tidak relevan, produktif dengan perubahan zaman,” terangnya.

Dia juga menambahkan, harus ada komitmen meningkatkan konsistensi kerja, optimalisasi pelaksanaan tugas, penegakan hukum harus mampu menjadi instrusmen untuk membantu pembangunan.

“Yang harus dipahami saat mengemban amanah harus mampu melihat keinginan masyarakat. Bukan hanya mendahulukan kuantitas, tapi harus juga kualitas,” ujarnya.SUS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here