Home Headline News 3 Mahasiswa UMP Gapai Puncak Tertinggi Eropa

3 Mahasiswa UMP Gapai Puncak Tertinggi Eropa

0

RUSIA.PE- Setelah melalui perjalanan panjang, akhirnya tiga orang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) yang tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Alfedya berhasil menggapai puncak Gunung Elbrus, Rusia.

Ketiganya yakni Faldi Riswandi, Riza Husin dan Riki Andriansyah, berhasil menjejakkan kaki mereka di puncak gunung tertinggi di Eropa itu pada Selasa (15/8) sekitar pukul 14.00 WIB, atau pukul 09.00 waktu Rusia.

Dengan keberhasilan itu, ketiganya mencatatkan sejarah menjadi mahasiswa pertama di Sumatera Selaatan (Sumsel) khususnya di Palembang, yang pertama menjejakan kaki di puncak Elbrus Rusia dengan ketinggian 5.621 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL).

Sebenarnya, ketiganya mempunyai misi untuk memakaikan Songket di puncak tertinggi Eropa dan menyukseskan Asian Games 2018 dengan tema Songket Menjelajah Eropa.

“Alhamdulillah kami betiga berhasil menyelesaikan misi kami pemakaian Songket ke puncak Elbrus. Ini mencatatkan sejarah bagi kami, karena kami mahasiwa dari Sumsel yang pertama sampai ke puncak tertinggi di Eropa, yakni ke puncak Elbrus,” kata Faldi Riswandi via video call whatsaap.
Diungkapkan mantan Ketua Umum Mapala Alfedya ini, mereka berangkat dari indonesia pada Senin (6/8) lalu. Setibanya di Moskow, mereka langsung disambut Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Moskow. Setelah menginap semalam, mereka langsung melanjutkan perjalan ke Hotel Zhan Tam Al di Terskol, Kabardino-Balkariya.

“Kami tiba di Terskol hari Kamis pekan lalu (9/8). Setelah melakukan aklimatisasi, kami mulai mendaki di hari Senin (13/8),” ungkapnya.

Dari Barrel Huts di ketinggian 3.800 mdpl, perjalanan dilanjutkan ke Pastukhov Rocks di ketinggian 4.500 mdpl. “Summit attack kami lakukan kemarin dinihari (Selasa, 14/8), sekitar jam 03.00 waktu setempat,” tuturnya.

Setelah enam jam melakukan pendakian dengan jalur yang diselimuti salju abadi dan suhu udara hingga minus 11 Celcius, akhirnya mereka tiba di puncak Selatan Elbrus di ketinggian 5.621 mdpl.

“Riza lebih dahulu tiba, barulah kami berdua dengan jarak waktu sekitar 10 menit. Kami dibantu seorang gaet dari Alp Industria bernama Alexander,” bebernya Faldi seraya diiyakan kedua rekannya Riza dan Riki.

Diakuinya, selama pendakian banyak mengalami kendala. Salah satunya, mereka bertiga sempat mengalami mountain sickness atau penyakit di ketinggian setelah melewati Pastukhov Rocks di ketinggian sekitar 5.100 mdpl.

Dimana, saat itu mereka merasakan kepala pusing, mual dan penglihatan berbayang. “Kami sempat mau berhenti, tapi semangat kami lebih kuat. Kami ingat dukungan keluarga dan kawan-kawan di Palembang, sampai akhirnya kami berhasil mencapai puncak,” ungkapnya.

Rencananya, ditambahkan Riza, mereka akan kembali tenah air terutama ke Kota Palembang setelah peringatan HUT Kemerdekaan RI. “Kami akan 17-an di Kedubes RI di Moskow. Kemungkinan setelah itu kami langsung pulang ke Palembang,” tambahnya.

Riza membeberkan, pendakian ke gunung Elbrus Rusia ini merupakan lanjutan dari pendakian sebelumnya. Karena, teman-temannya di Mapala Alfedya telah berhasil mencapai puncak Cartenz Pyramid, di Puncak Jaya Papua.

“Sebenarnya misi kami di Mapala Alfedta itu Seven Summit, atau tujuh puncak tertinggi di dunia. Dengan keberhasilan pendakian di Elbrus dan Cartenz Pyramid, berarti kami sudah berhasil mencapai dua puncak tertinggi di dunia. Masih ada lima puncak lagi. Mudah-mudahan misi kami itu tercapai,” harapnya. JOE

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here