Home Infrastruktur Warga Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Rusak

Warga Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Rusak

0

MARTAPURA, PE-Jembatan besi yang selama ini menjadi akses penghubung Desa Keli Rejo dengan Desa Sumber Harapan, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, kondisinya saat ini rusak parah. Karena tak ada alternatif, warga terpaksa bertaruh nyawa hanya untuk bisa menyeberang.

Mirisnya, perbaikan jembatan tersebut sudah sering diajukan ke pemerintah daera, melalui dinas terkait. Namun hingga kini, belum ada tanggapan. Diduga, kerusakan disebabkan derasnya arus air sungai sehingga mengikis pondasi dan menyebabkan kontur jembatan berubah.

Kondisi jembatan yang hanya berlantai papan tersebut, sudah miring sebelah dan dipastikan bakal ambruk jika tidak cepat diperbaiki oleh pemerintah terkait.

Anggota DPRD OKU Timur Sugeng Carvindo mengatakan, saat ini lantai jembatan sudah diganti dengan papan oleh masyarakat setempat, namun sangat berbahaya untuk dilintasi.

“Iya, jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Belitang II, kondisinya sudah sangat memprihantinkan. Masyarakat sudah mengganti lantainya pakai papan dengan biaya swadaya, ini harus segera ditanggulangi,” katanya, Selasa (28/8).

Menurut Sugeng, meskipun sudah sering diajukan agar dilakukan perbaikan, namun hingga kini jembatan tersebut tak kunjung diperbaiki. Jika terus dibiarkan, maka akan sangat membahayakan keselamatan masyarakat yang melintasinya.

“Kerusakannya sudah lama, dan sudah sering diajukan untuk diperbaiki. Tapi sampai sekarang belum juga ada upaya perbaikan dari pemerintah,” ujarnya.

Kata dia, akibat rusaknya jembatan itu, membuat akses lalu lintas di jalur tersebut terganggu, terlebih di daerah itu merupakan sentra ekonomi terutama hasil perkebunan karet.

“Panjang jembatan yang melintas di atas Sungai Belitang tersebut sekitar 40 meter, dan usianya belum sampai 10 tahun. Jika jembatan ini sampai putus, sudah dipastikan perekonomian masyarakat lumpuh dan ini sangat merugikan,” tegasnya.MAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here