Home Headline News 200 Prajurit Satgas Karhutbunla Resmi Ditarik

200 Prajurit Satgas Karhutbunla Resmi Ditarik

0

Kembali ke Induk Pasukan Kostrad

PALEMBANG, PE – Sebanyak 200 personel pasukan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Brigade Infanteri Mekanis 6 Divisi 2 Komando Cadangan Strategis (Kostrad) yang tergabung dalam Suba Satuan Tugas (Subsatgas) Darat Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunla) yang bertugas di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (12/9) pagi pukul 07.00 WIB resmi ditarik kembali ke induk pasukan di Jawa Tengah.

Upacara pengembalian tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan SIP MHum bertempat di lapangan Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Sejak Selasa (31/7) hingga Rabu (12/9), 200 personel dari Brigade Infanteri Mekanis 6 Divisi 2 Kostrad ini, bergabung dalam Subsatgas Darat Karhutbunla dan berjibaku serta bersinergi dengan Satgas Karhutbunla lainnya yaitu dengan Subsatgas darat, Subsatgas udara dan Subsatgas penegakan hukum yang sudah ada di wilayah penugasannya yang tersebar di wilayah Sumsel.

Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Irwan menyampaikan penghargaan yang tinggi dan mengucapan terimakasih kepada seluruh anggota Satgas perkuatan Mabes TNI atas segala upaya dan kerja kerasnya selama ini dalam membantu penanganan Karhutla di wilayah Provinsi Sumsel.

“Penarikan pasukan ini, berdasarkan perintah Panglima TNI sehubungan dengan telah berakhirnya pelaksanaan Operasi Bantuan TNI kepada Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel, mengingat kabut asap dan titik api sudah semakin menurun,” ujar Irwan.

Selain memadamkan api dan berhasil menangkap beberapa oknum masyarakat yang melakukan pembakaran, Satgas ini dalam melaksanakan tugas pengendalian kebakaran, juga selalu memberikan pengertian dan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan karena dampaknya akan sangat merugikan, bukan hanya bagi masyarakat sekitar tetapi juga seluruh masyarakat Sumsel.

“Kontribusi kalian sungguh sangat luar biasa bagi bangsa dan negara. Berkat andil dan kerja keras kalian pelaksanaan Asian Games XVIII Tahun 2018 dapat berjalan dengan aman, sukses dan lancar tanpa adanya gangguan asap, sehingga hal ini menimbulkan kesan positif, tidak hanya bagi kota Palembang tetapi juga bagi bangsa dan negara Indonesia,” tegas Irwan.

Sementara itu, Komandan Resor Militer (Danrem) 044 Garuda Dempo (Gapo), Kolonel Inf Iman Budiman SE yang juga selaku Dansatgas Karhutbunla Provinsi Sumsel menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas pelaksanaan tugas prajurit BKO dari Kostrad yang telah melaksanakan tugasnya dengan mengerahkan seluruh daya, upaya dan kemampuan yang dimiliki, sehingga di wilayah Sumsel terbebas dari asap dan pelaksanaan Asian Games 2018 dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

“Dengan berakhirnya masa tugas kalian dalam penanggulangan karhutbunla di wilayah Sumsel, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas kontribusi yang luar biasa. Dan di wilayah Sumsel status penanganan Karhutla diturunkan dari zona merah menjadi zona kuning,” ungkap Iman.

Usai melaksanakan upacara, 200 personel TNI AD dari Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad ini langsung terbang menggunakan Pesawat Hercules milik TNI AU dari Bandara SMB II Palembang menuju Bandara Adi Sumarmo, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) yang dibagi menjadi dua kelompok terbang (Kloter) yaitu Kloter pertama pada pukul 08.30 WIB dan Kloter kedua pada pukul 13.00 WIB yang masing-masing Kloter 100 personel. RIS/RIL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here