Home Headline News Kian Dekati Zona Degradasi

Kian Dekati Zona Degradasi

0

MAKASSAR, PE – Usai kalah dari PSM Makassar, Laskar Wong Kito akhirnya mendekatkan diri ke zona degradasi setelah kembali turun posisi ke urutan 14 poin 27 di klasemen sementara Liga 1 Indonesia putaran kedua pekan 23.

Posisi itu tentunya mendekatkan posisi ke zona degradasi yang hanya berjarak empat papan yang sekarang ditunggu oleh PSMS di posisi 18 poin 23.

Lantaran Sriwijaya FC (SFC) kalah berduel kontra PSM Makassar dengan skor 2-0 di Stadion Andi Matalata, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ahad (23/9).

Atas perolehan itu, Juku Eja, julukan PSM Makassar turut meramaikan persaingan di papan atas klasemen. Juku Eja berada di posisi runner up poin 38 diapit dua pesaing lainnya yakni di urutan puncak Persib Bandung poin 41 dan urutan ketiga Madura United poin 36.

Dua gol kemenangan PSM Makassar dibuat oleh Saldy Amiruddin menit 20 dan Wiljan Pluim menit 88. Menanggapi kekalahan itu, Pelatih SFC Subangkit menyatakan, anak asuhnya sudah bermain baik. Hanya saja tidak beruntung. Dia berdalih ada beberapa peluang yang tidak tercipta gol.

“Anak-anak sudah bermain bagus kita kalah bukan tidak ada peluang. Kita ada peluang namun kurang beruntung saja. Gol dari lawan juga terjadi karena counter bukan kita kalah duel,” ucapnya.

Dia juga berharap anak asuhnya tidak kecewa dengan kekalahan kali ini. Karena baginya laga masih sangat panjang untuk akhir di putaran kedua Liga 1.

“Saya berharap kekalahan ini tidak menjadi persoalan baru bagi mental pemain. Karena kedepan laga masih panjang dan harus lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Asisten Pelatih PSM Makassar, Herman Kadiaman menuturkan terimakasih kepada semua pihak. “Coach tidak bisa hadir setelah selesai dia langsung ke rumah sakit. Sebab dia lagi sakit makanya saya menggantikan posisinya sekarang. Hanya satu kata terimakasih atas semua doa dan dukungannya kepada kami,” jelasnya singkat.

PSM yang bertekad melanjutkan kans meramaikan papan atas tampil dengan formasi menyerang. Dengan skema 4-2-3-1, Ferdinand Sinaga jadi ujung tombak. Ia ditopang trisula Pluim-Sandro-Saldy.

Lini tengah PSM dihuni gelandang tangguh, Marc Klok dan Rizky Pelu yang punya tugas menjadi penyalur bola dari empat bek di belakang. Adapun pos penjaga gawang masih jadi miliki Rivky Mokodompit.

Sedangkan pada kubu Sriwijaya FC, pelatih Subangkit tak banyak melakukan gebrakan. Alberto Goncalves masih jadi andalan bersama Manuchekhr Dzhalilov di lini depan. Esteban Vizcarra jadi pelopor serangan. Sementara gawang yang dikawal Teja Paku Alam turut mendapat perlindungan dari Alan Henrique dan Mahamadou Aljadji.

Namun, sekuat-kuatnya pertahanan Sriwijaya FC, pada akhirnya tetap bobol oleh serangan militan tuan rumah. Tepat pada menit ke-20, PSM memimpin.

Usai menerima sebuah umpan pendek, Saldy yang berdiri tanpa kawalan di sektor kiri kotak penalti melepaskan tendangan ke tiang dekat. Bola sempat membentur Mahamadou Alhadji sebelum masuk ke gawang Teja Paku Alam. Walau demikian, gol ini tetap disahkan atas nama Saldy. Skor 1-0.

Di sisa waktu babak pertama dominasi tetap dipegang Juku Eja. Namun PSM kerap tampil tergesa-gesa sehingga penyelesaian akhir tak optimal. Kedudukan masih berjarak satu gol hingga memasuki paruh waktu.

Pada babak kedua, PSM coba melanjutkan usahanya memperlebar jarak. Geram karena berulang kali gagal, pelatih Robert Alberts melakukan rotasi di pertengahan babak. Sandro ditarik keluar dan digantikan winger eksplosif Zulham Zamrun.
Tak ketinggalan, pos ujung tombak juga dirombak oleh sang pelatih. Guy Junior dimasukkan untuk menggantikan Ferdinand Sinaga yang tampak kian kelelahan.

Usaha PSM akhirnya menemui hasil pada menit 88. Bukan Zulham maupun Guy yang mencatatkan namanya di papan skor. Kali in gol dicetak oleh Wiljan Pluim. Memaksimalkan sebuah umpan matang dari Rizky Pellu, penyelesaian tenang Pluim memaksa Teja memungut bola dari gawangnya untuk kali kedua. Angka pada papan skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga wasit menyudahi pertandingan. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here