Home Olahraga Asian Games 2018 Triathlon Tetap Capai Target

Triathlon Tetap Capai Target

0

PALEMBANG, PE – Satu-satunya pertandingan cabang olahraga (cabor) yang tersisa di hari terakhir Asian Games 2018, Triathlon, gagal menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia. Di nomor mixed relay, kontingen Indonesia hanya finish di posisi ke-9.

Meski gagal meraih medali, namun pencapaian yang ditorehkan tim mixed relay yang terdiri dari Aulia Azzahra, Jauhari Johan, Eva Desiana dan Andi Gumilang, sudah cukup untuk mencapai target yang ditetapkan federasi Triathlon Indonesia.

Menurut Jauhari Johan, turun di nomor mixed relay mereka hanya ditargetkan masuk sepuluh besar. Mengingat ketatnya persaingan di kancah Asia dan minimnya persiapan tim mixed relay.

“Walaupun kita finish di posisi ke-9, capaian ini sudah cukup baik. Target kita juga masuk sepuluh besar dan alhamdulillah bisa tercapai,” kata pria yang karib disapa Jo, Ahad (2/9).

Dalam perlombaan triathlon, tim mixed relay Indonesia menuntaskan pertandingan dengan waktu tempuh 1 jam 44 menit.

Target itu memang sangat realistis mengingat kondisi tim yang baru dibentuk kurang dari tiga bulan. Dengan waktu sesingkat itu, tim mixed relay juga belum pernah melakukan try out untuk menguji hasil latihan selama Pemusatan Latihan Nasional.

“Tim mixed relay kami tidak pernah try out ke luar negeri, jadi kami tidak punya patokan prestasi ranking. Sedangkan negara lain itu sudah 2-3 tahun persiapan, karena timnya sudah bertahun-tahun terbentuk,” tandasnya.

Sementara Jepang menunjukkan dominasi di cabang olahraga triathlon Asian Games 2018, lewat kemenangan di nomor tim campuran (mixed relay) pada pertandingan di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Ahad (2/9).

Jepang berada di ranking pertama dengan catatan waktu 1 jam 30 menit 39 detik. Peraih medali perak adalah tim Korea Selatan dengan selisih 2,12 menit lebih lama, sedangkan perunggu didapatkan oleh tim Hongkong dengan selisih 2,25 menit.

Dengan kemenangan Ahad kemarin, kontingen dari negara matahari terbit itu menyapu bersih seluruh medali emas di tiga nomor cabang olahraga triathlon Asian Games 2018. Jepang menurunkan atlet terbaik, antara lain Yuka Sato, Jumpei Furuya, Yuko Takahashi, dan Yuichi Hosoda.

Sebelumnya, dua atlet dari Jepang telah meraih medali emas Asian Games 2018. Yuko Takahashi memenangi emas triathlon elit putri pada pertandingan hari pertama, dan Jumpei Furuya baru saja menang medali emas triathlon elit putra Sabtu (1/9).

Nomor mixed relay triathlon baru pertama kali ini dipertandingkan di Asian Games 2018. Satu tim terdiri atas empat atlet. Mereka bergantian berenang sejauh 300 meter, bersepeda 6,7 kilometer (km), dan diakhiri dengan berlari sejauh 2,1 km.

Atlet-atlet Jepang terus mendominasi sejak awal lomba final di tengah cuaca panas Kota Palembang. Atlet pertama, Yuka Sato terlihat hanya pada nomor sepeda turun ke peringkat kedua.

Namun, saat nomor lari, atlet 26 tahun ini kembali mengklaim posisi terdepan dan finis dengan catatan waktu 22,36 menit.

Atlet kedua, Jumpei Furuya juga awalnya tersusul oleh kontestan lainnya di nomor berenang sehingga berada di peringkat ketiga. Namun, lagi-lagi, peraih medali emas triathlon elit putra ini menyusul di nomor sepeda.

Ia finis pertama dengan catatan waktu 21,23 menit. Atlet Jepang Yuichi Hosoda mencapai finis nomor mixed relay triathlon Asian Games 2018, di JSC, Palembang, Ahad (2/9). Jepang menyapu bersih seluruh medali emas di tiga nomor yang dipertandingkan di Asian Games.

Tim Jepang makin memperlebar jarak dengan rombongan atlet lainnya lewat atlet ketiganya, Yuko Takahashi. Ia terus mempertahankan peringkat pertama saat berenang, bersepeda, dan berlari. Takahashi finis pertama dengan catatan waktu 23,36 menit.

Total waktu tim Jepang hingga atlet ketiga mencapai 1 jam 8 menit dan 35 detik, dan jauh meninggalkan lawan-lawannya dengan selisih waktu lebih dari dua menit dari peringkat dua yakni tim Korsel.

Akhirnya Jepang mencapai finis lewat pemimpin tim, Yuichi Hosoda. Ia finis dengan catatan waktu tim mencapai 1 jam 30 menit dan 39 detik, jauh meninggalkan atlet di peringkat dua dengan perbedaan waktu 2 menit 12 detik.

“Saya tidak perlu berusaha keras, kawan-kawan saya sebelumnya sudah tampil sangat baik. Perbedaan waktu lebih dari dua menit itu sangat jauh untuk dikejar oleh atlet lain,” kata Yuichi Hosoda usai pertandingan.

Jumpe Furuya menambahkan, ia sebenarnya merasakan kelelahan karena sehari sebelumnya mengikuti pertandingan nomor triathlon elit putra yang dimenangkannya. Ia merasa keletihan badannya bisa dikalahkan dengan kekuatan mental, karena membela Jepang di Asian Games 2018 adalah sebuah kebanggaan bagi seorang atlet.

“Tentu saja saya lelah sehabis pertandingan kemarin, tapi mental saya bisa mengalahkannya untuk memenangkan pertandingan hari ini (kemarin, Red),” kata Furuya. JAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here