Home Palembang Bangun Persatuan Dalam Doa

Bangun Persatuan Dalam Doa

0

PALEMBANG, PE – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersinergi bersama komponen masyarakat di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Doa Bersama lintas agama secara serentak untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, Donggala dan Lombok.

Selain Doa Bersama juga dilakukan “Deklarasi Persatuan dan Kesatuan” bersama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum, Kepala Kepolisan Daerah (Kapolda) Sumsel, Irjen Pol Zurkarnain Adinegara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Tokoh Agama serta komponen masyarakat Sumsel, bertempat di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang, Rabu (10/10).

Kegiatan doa bersama lintas agama ini tidak hanya dilaksanakan di Palembang saja, tetapi dilaksanakan juga di seluruh Komando Resor Militer (Korem) jajaran Kodam II/Swj di wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel).

Doa bersama sekaligus Deklarasi Persatuan dan Kesatuan ini mengandung harapan agar rakyat Indonesia tidak terpecah belah, selalu bersatu padu dalam ke-Bhinneka-an walaupun berbeda Suku dan Agama. Karena Ke-bhineka-an bangsa dan negara Indonesia, merupakan salah satu pilar dalam persatuan dan kesatuan bangsa yang harus dijaga bersama.

Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Irwan dalam sambutannya mengatakan, istigasah, zikir dan doa bersama merupakan wahana paling tepat untuk bermuhasabah, berserah diri, meminta pertolongan dan ridha serta perlindungan dari Allah Subhanaahu Wa Ta’aalaa, agar bangsa dan negara Indonesia senantiasa aman, damai dan dihindarkan dari segala bala dan bencana.

“Kepada saudara-saudara kita yang berada di Palu, Sigi, Donggala, Moutong dan Lombok yang saat ini tengah mengalami cobaan dan kesusahan semoga diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan serta segera dipulihkan seperti sedia kala,” ucap Irwan.

Semua kejadian tersebut sambung Irwan, terjadi di luar kehendak kita semua. Untuk itu, dia mengajak berdoa bersama semoga arwah para korban diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanaahu Wa Ta’aalaa.

Di Palembang, bagi yang beragama Islam pelaksanaan Doa Bersama dilaksanakan di Masjid Agung SMB II Palembang yang diisi dengan zikir dan istigasah. Sedangkan bagi yang beragama Kristiani, Doa Bersama digelar di Gereja Baptis Indonesia Palembang. Sementara, bagi yang beragama Hindu dilaksanakan di Pura Agung Sriwijaya, Seduduk Putih-Palembang.

Provinsi Sumsel dipenuhi dengan keanekaragaman Umat Beragama, sudah harus disyukuri bahwa hal ini merupakan anugrah bagi masyarakat Sumsel terutama Kota Palembang, yang saat ini masih erat dalam hal silaturahmi dengan umat yang berlainan agama.

Nuansa kerukunan dan toleransi inilah yang mendorong TNI-Polri bersinergi berinisiatif menggelar Acara Doa bersama dan Deklarasi Persatuan dan Kesatuan ini, untuk menjaga ke-Bhinneka-an, juga persatuan dan kesatuan bangsa di wilayah Sumbagsel. RIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here