Home Sumsel Lubuklinggau Tegakkan Disiplin Rambut Pelajar Digunting

Tegakkan Disiplin Rambut Pelajar Digunting

0

LUBUKLINGGAU, PE – Guna menegakkan tata tertib dan kedisiplinan dalam lingkungan sekolah, perlu adanya ketegasan dalam tindakan. Seperti yang dilakukan guru SMA Negeri 6 Lubuklinggau, seluruh pelajar dikumpulkan di lapangan sekolah untuk dicek satu persatu khususnya pengecekan rambut pelajar pria.

Kepala SMAN 6 Lubuklinggau, Agustunizar melalui Waka Sarana Prasarana, Paryadi mengatakan, pelajar pria yang berambut panjang lebih dari 1 cm langsung digunting oleh wali kelas mereka masing masing dan dari pantauan, banyak yang kena gunting saat itu.

“Kita ingin melakukan penegakan tata tertib sekolah, dimana tata tertib ini sudah disepakati oleh orang tua murid,” ujarnya, Kamis (11/10).

Lebih lanjut Paryadi mengatakan, pihaknya sudah jauh jauh hari menjelaskan tentang aturan sekolah, bahkan saat penerimaan siswa baru dan registrasi ulang. Banyak hal yang mereka sampaikan seperti  cara berpakaian yang benar , pemasangan atribut , sepatu dan dan panjang rambut.

“Hampir setiap bulan kita lakukan pembinaan, namun sebelumnya sudah kita sering beri peringatan, seharusnya tidak perlu dikasih tahu juga, karena disetiap kelas mengenai aturan tata tertib sekolah sudah ada dikelas mereka masing masing,” jelasnya.

Rambut pelajar yang digunting, diharapkan, dapat dirapikan kembali ketika pulang sekolah, bila tidak maka piha sekolah akan kembali merapikan. Menurutnya, tindakan tegas ini dilakukan pihak sekolah, untuk membuat anak didik disiplin, tingkat persentasenya jauh menurun. Meskipun ada pelanggaran jumlahnya semakin rendah.

“Kalau dibandingkan dengan jumlah siswa 569 orang, paling dua orang yang masih ngeyel . Namun tidak lama mereka melanggar, setelah digunting mungkin mereka lupa untuk membenarkan,”akunya.

Paryadi mengatakan, selama ini aturan sekolah yang sering dilanggar yakni bolos sekolah. “Biasanya kalau bolos mereka itu nonkrong di warnet.  “Untuk pelanggaran semacam ini kita ad skor poin,  kalau sudah sampai 100 poinnya, siswa kita keluarkan,” terangnya.

Sementara itu salah seorang pelajar yang tidak mau namanya dikorankan, mengaku pasrah ketika rambutnya digunting. “Mau apa lagi kak, terima saja, memang rambut saya sudah panjang,” katanya.

Ia mengaku akan merapikan rambut yang sudah digunting tersebut. “Malu kak kalau tidak dirapi, besok sudah rapi rambut saya kak,” katanya. NSR/AFA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here