Home Headline News Selesai 16 Bulan

Selesai 16 Bulan

0

UIN, Kampus Terbesar di Sumatera Selatan

PALEMBANG, PE – Pembangunan Kampus B Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang sudah dimulai yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (31/10). Kampus di atas lahan 33.000 meter persegi akan dibangun 9 gedung baru dengan waktu pengerjaan 16 bulan.

Gedung baru yang dibangun tersebut rencananya akan diperuntukkan untuk Kantor Pusat Administrasi, Laboratorium Terpadu, Perpustakaan, Fakultas Sains dan Teknologi (2 gedung), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (2 gedung), Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Psikologi.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pembangunan gedung kampus berbasis Islam ini berasal dari pinjaman lunak Islamic Development Bank (IDB). Proses pembangunan sendiri diakui memiliki proses panjang karena dibahas beberapa kementerian mulai dari Kemenag, Kemenristek Dikti, Kemenkue, Bappenas.

“Kepercayaan IDB dalam pinjaman lunak ini beralasan, mereka menilai jika pertumbuhan ekonomi kita sehat sehingga dipercaya lembaga internasional untuk membangun sarpras,” kata dia.

Untuk itulah, Lukman meminta kepada para pekerja dari PT Nindya Karya untuk mengikutsertakan spiritual dalam proses pembangunan. “Jangan hanya terfokus pada fisik saja tapi spiritual nilai keagamaan juga harus dilandasi dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengaku kegiatan peletakan batu pertama Kampus B UIN Raden Fatah sangat membanggakan karena bisa menjadi indikator bahwa perekonomian Indonesia khususnya Sumsel dalam kondisi yang stabil.

Menurut HD tidak mungkin Islamic Development Bank (IsDB) mau memberikan bantuan jika ekonomi Indonesia atau Sumsel lemah. Hal ini diakuinya sangat membanggakan karena artinya kondisi Sumsel masih sangat kuat.

“Kita juga punya semangat yang sama di bidang pendidikan. Hibah ini bentuk perhatian kita lihat saja nilainya mencapai Rp1 triliun. Saya selaku Gubernur sangat berterima kasih dan bangga pada Menteri dan Presiden yang memberikan perhatian lebih. Makanya saya minta betul kontraktor bekerja dengan kualitas jangan sampai apa yang membanggakan ini terganggu,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah, Prof Sirozi menjelaskan bahwa proses groundbreaking ini memang memakan waktu yang panjang hampir 6 tahun karena harus melewati berbagai tahapan. Pembangunan kampus ini menurutnya akan menelan dana Rp 430 miliar. Dimana Rp 90 miliarnya sudah lebih dulu digunakan untuk persiapan SDM agar bisa menghandle sarana dan prasarana Kampus B.

“Untuk kontruksinya gedung ini nanti akan terdiri dari 6 unit gedung fakultas, 1 unit gedung rektorat, 1 unit perpustakaan besar dan 1 unit integrated laboratorium. Semoga kita segera bisa memiliki kampus model berstandar internasional dan  berkarakter Islami. Sesuai kontrak kerja 9 unit beserta infrastruktur ini akan selesai dikerjakan selama 16 bulan mulai Oktober,” ungkap Sirozi.

Mengingat lahannya yang sangat luas, Sirozi mengatakan, pembangunan akan dilakukan  bertahap 1, 2 dan 3. Untuk tahap awal ini pembangunan akan menghabiskan sekitar 10 hektare lahan baru kemudian dilanjutkan ke tahap 2.

“Kami sangat berterimakasih sekali atas perhatian Pak Gubernur. Semoga ini bisa memperkuat mutu pendidikan di Sumsel ke depan,” pungkasnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here